mancing-bersama

*Budi Daya Ikan di Sungai

SUKOHARJO,newsreal.id – Kelompok Usaha Bersama (Kube) Mina Baru Desa Gentan Kecamatan Baki membuat gebrakan untuk menanggulangi limbah di sungai dengan menggelar mancing bersama, Minggu (24/3). Sebab, sungai yang berada di Dukuh Widorejo ini sudah tercemar limbah industri tekstil dan membuat ikan yang di budi dayakan warga mati. 

Ada ratusan warga yang mengikuti mancing bersama dan ada sekitar setengah kuintal ikan lele yang disebar ke sungai sepanjang 80 meter ini. “Kegiatan ini bisa agar pemilik industri tahu jika selama ini sungai tercemar limbah. Akan tampak sekali itu saat musim kemarau, ada warnanya, merah, hijau atau biru. Untung saat ini musim penghujan jadi tidak terlihat,” ujar Penasehat Kube Mina Baru Desa Gentan, Siswo Wiyono.

Baca : Warga Kartasura Ngadirejo Tukar Sampah Dengan Uang

Baca : Sering BAB di Sungai, TMMD Bangunkan MCK Umum

.Dulu di sungai dipakai buat budi daya ikan warga yang dibuat petak-petak atau karamba. Ikan yang di budi daya itu Lele dan Nila, tapi lama-lama sungai tercemar limbah  industri yang ada di wilayah Siwal atau Waru. Kondisi itu membuat ikan yang di budi daya warga mati dan tidak bisa berkembang, akhirnya berhenti.

“Kita ingin kembangkan lagi budi daya ikan disini, dulu itu ada sekitar 30 warga kelompok Kube. Kegiatan mancing ikan bersama ini akan sebagai awalan untuk memulai lagi,” kata dia.

Pihaknya sudah konsultasi dan komunikasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukoharjo, tapi tidak ada tindak lanjut. Dulu itu budi daya ikan disini sangat maju dan sungainya itu bersih karena ada perawatan rutin. Bahkan dibuat warung untuk tempat kuliner ikan hasil dari budi daya ini oleh pihak yang membantu.

Baca : Kapolres Warning Pihak Yang Coba Gagalkan Pemilu

“Jadi ada warung untuk hasil ikan disini, selain itu ada yang dijual ke tengkulak. Dulu itu banyak warga lain yang datang hanya untuk memberi makan, jadi sebagai tempat refresing warga tiap sore,” papar dia.

Sementara itu Pembina Kube Mina Baru, Muh. Samrodin mengatakan jika kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dalam hal ini sungai. Karena sejauh banyak sungai yang sudah tercemar limbah, salah satunya di Dukuh Widorejo ini. “Ini untuk membudayakan lingkungan bersih dari sampah dan limbah. Sungai ini saluran irigasi ke area persawahan,” sambung anggota DPRD Sukoharjo ini.

Samrodin menambahkan, kedepan disini akan dijadikan untuk wisata budi daya ikan. Nantinya sungai akan dibersihkan dengan bebas dari sampah dan limbah. “Kita coba kembangkan untuk wisata kedepan. Kedepan ini akan dirutinkan, jadi dari warga ada kepedulian lingkungan,” pungkas caleg PKS ini. (Ari Welianto)

Baca : Bawaslu dan BNK Sukoharjo Luncurkan Mobil Super Hero Awas

Tinggalkan Pesan