tgb-sujiatmi-byl

SRAGEN,newsreal.id- Muhammad Zainul Majdi atau yang lebih dikenal dengan Tuan Guru Bajang (TGB), menjadi magnet dalam talkshow milenial dan kebhinekaan, yang digelar di Sasana Manggala Sukowati (SMS), Senin (25/3) siang. Talkshow bertema “Berani Bermimpi dan Bercita-cita Besar Demi Masa Depan untuk Indonesia Maju”, dengan subtema “Jangan Takut dan Bersedih, Allah Bersama Kita”, itu juga dihadiri Sujiyatmi Notomiharjo yang juga ibu calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi), serta pidato Joko Widodo dengan teknologi hologram. Narasumber lain adalah KH Abdul Karim atau Gus Karim yang juga salah satu guru ngaji capres nomor urut 01 tersebut.
Dalam kesempatan itu TGB mengatakan, salah satu ciri pemimpin yang baik adalah shaleh, muslih atau orang yang sanggup untuk memperbaiki. Sekarang ini banyak orang baik tetapi belum tentu bisa memperbaiki.

Baca : Sarno : Jangan Terpengaruh Isu Hoax yang Serang Jokowi

Ada orang yang baik untuk dirinya, selalu menjaga shalat lima waktu dan menjaga dzikir, istighfar dan ibadahnya. Tetapi dia memilih untuk menjauh dari masyarakat karena tidak memiliki kesanggupan memperbaiki masyarakat. Orang seperti itu shaleh tapi belum muslih. “Jokowi adalah orang baik yang shaleh dan muslih,” kata TGB.
Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) ini mengaku sangat terkesan dengan Jokowi, yang interaksi pertamanya pada 2014, saat dia masih menjabat. Kala itu Jokowi sebagai presiden dan melakukan kunjungan kerja ke NTB. Pada awal 2015 itu Jokowi datang dan berkata siap membantu apapun program dia sepenuhnya akan mendukung dengan seluruh wewenang dan kemampuan yang dimiliki. “Itu kalimat pertama dari Jokowi, saat berjumpa dengan saya, ketika saya masih Gubernur NTB. Itu yang membuat saya sangat terkesan,” katanya. Padahal pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014 NTB adalah daerah dimana Jokowi kalah paling telak persentasenya di seluruh Indonesia, yakni hanya mendapat 27% suara.
Sementara Gus Karim mengatakan, Jokowi adalah sosok muslim yang tidak pernah meninggalkan shalat lima waktu. Bahkan dia juga rajin shalat tahajud. Jokowi juga gentur puasanya, bahkan tidak hanya puasa di saat Ramadan saja. Jokowi kalau bulan Rajab seperti sekarang ini, sering puasa.

Baca : Para Tokoh Agama, Masyarakat Berbaur Deklarasikan Pemilu Damai

“Jokowi adalah sosok muslim yang membawa agamanya tidak terpengaruh orang-orang di sekitarnya,” katanya. Selain itu sosok mantan Wali Kota Surakarta dan Gubernur DKI Jakarta itu juga orang yang sangat berbakti terhadap orang tuanya, khususnya kepada ibunya.
Suparno, Sekretaris DPC PDI Perjuangan yang juga salah satu panitia acara itu mengatakan bila acara itu sifatnya memang mendadak. Ada tiga tema dalam acara itu, yakni kebhinekaan, religi islam dan usaha ekonomi. Endro Supriyadi Sekretaris DPC
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang juga panitia menambahkan, acara ini sekaligus untuk menjawab berita-berita hoax yang selama ini menyerang Jokowi. “Biarkan acara ini menjadi kesaksian bagi para milenial terkait sosok Jokowi. Apalagi dua narasumber adalah teman dekat Jokowi,” kat Endro. (Basuni Hariwoto)

Baca : Sandiaga Uno Hadiri Sragen YES 2019

Tinggalkan Pesan