paslon02-kawal-pengusaha

*Aliansi Pengusaha Nasional Dukung Kemenangan Prabowo-Sandi

SOLO,newsreal.id-Lesunya perkembangan ekonomi yang dirasakan sebagian pengusaha selama lima tahun terkahir ini, mendorong puluhan pengusaha yang tergabung dalam Aliansi Pengusaha Nasional tak tinggal diam. Mereka bersatu dan mendeklarasikan dukungannya terhadap pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi.
“Lima tahun terakhir ekonomi di Indonesia tak mengalami perkembangan, hal itu terjadi hampir diseluruh sektor bisnis, baik usaha mikro kecil dan menengah. Sehingga pengusaha menginginkan perubahan baik dari ekonomi dan pembangunan. Tentunya harus didukung dengan pemimpin yang berpihak kepada pengusaha,” ungkap Sekjen Aliansi Pengusaha Nasional, Raditya Priamanaya Djan, saat menyampaikan materi pada kegiatan Ngopi Bareng Aliansi Pengusaha Nasional Jawa Tengah di Rumah Makan Ralana, Solo, Sabtu (30/3).
Menurutnya, sosok pemimpin yang mendukung dan dapat mengawal suara pengusaha berada pada calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno. Sehingga kemenangan paslon nomor urut 02 tersebut menjadi harapan besar pengusaha mengembalikan ekonomi yang kian lesu selama ini.

Baca : 7 Pesan Habib Rizieq Sihab kepada Advokat asal Solo

Baca : Sandiaga Uno Hadiri Sragen YES 2019

“Penurunan ekonomi ini dirasakan seluruh pengusaha di Indonesia, kami juga sempat mengajak pengusaha berdiskusi di Jakarta. Keluhan mereka sama, yaitu pendapatan mereka yang relatif turun. Kehadiran Sandiaga Uno merupakan angin segar bagi pengusaha di Indoensia, dengan demikian, latar belakang Sandiaga sebagai pengusaha merupakan impian kami untuk mengembalikan ekonomi di Indonesia menjadi lebih baik,” kata Priamayana yang telah menyulap pusat perbelanjaan Tanah Abang Jakarta, menjadi lebih baik saat ini.
Menurutnya, pemerintahan sekarang lebih fokus terhadap pembangunan infrastruktur, sehingga sektor ekonomi tak begitu diperhatikan. Hal itul yang dirasa menjadi persoalan pengusaha saat ini.
“Pembangunan infrastruktur memang menjadi misi pemerintah saat ini. Walau gencar dilakukan pembangunan, hal itu tak berbanding lurus terhadap peningkatan ekonomi pengusaha. Kami menilai hanya 0,5 persen peningkatan ekonomi yang terjadi selama lima tahun terakhir. Padahal, janji yang sebelumnya pernah disampaikan, peningkatan harus naik mencapai tujuh persen,” ujarnya.
Kegiatan diskusi dan silaturahmi pengusaha tersebut diikuti berbagai asosiasi pengusaha, mulai dari Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Himpunan Penyelenggara Umroh dan Haji (HIMPUH) serta pengusaha batik dan lainnya. (Ilham Baktora)

Baca : 24 Jam Relawan 02 se-Solo Raya Dzikir dan Khataman

Tinggalkan Pesan