DIN-SYAMSUDIN-KARANGANYAR

*Jangan Terpengaruh Debat

KARANGANYAR,newsreal.id – Indonesia perlu perubahan pemimpin. Transformatif leadership, pemimpin yang bisa memobilisasi rakyat untuk berubah. Pemimpin yang dipilih lewat pemilu yang betul-betul dipilih karena pertimbangan ruhaniyah, dipilih berdasarkan hati.

Hal itu dikatakan mantan Ketua MUI Prof DR Din Syamsudin di depan ribuan warga Muhammadiyah Karanganyar, yang juga dihadiri anggota DPR Laila Istiana dan para caleg yang berasal dari warga Muhammaiyah, Minggu.

Din tidak mau menyebut nama dan siapa yang harus didukung, sebab itu sama dengan berkampanye. Namun dia mengatakan, warga Muhammadiyah adalah warga cerdas yang cukup diberi isyarat saja untuk mengerti siapa yang mesti dipilih nanti. Pemimpin yang dimaksud adalah pemimpin yang akan membawa perubahan, yang tidak mau disetir negara lain, walau tetap bersahabat dengan negara manapun yang menunjukkan bahwa negara ini negara besar dan maju serta memiliki kekuatan segalanya.

Baca : Jihan Terima Hadiah Umrah Bupati Juliyatmono

Baca :Kampanye Terbuka Pemilu 2019 Berganti Tiap 2 Hari

Menghadapi pemilu mendatang, Din mengatakan hendaknya para warga Muhammadiyah bisa menggunakan hak pilihnya dengan dua pendekatan. Pertama harus bertanya kepada qalbunya karena qalbu tidak pernah berbohong, dan tidak pernah menipu.

Yang kedua, gunakan akal sehat untuk memilih, mana yang menguntungkan bagi bangsa dan negara dan berguna bagi agama serta membela agama. Dan yang penting pula adalah calon pemimpin dan caleg yang sejati, yang betul-betul memikirkan agama dan rakyatnya, bukan pemimpin yang hanya karena pencitraan apalagi merasa dekat karena politik uang saja.

‘’Karena itu jangan terpengaruh debat, gambar di pinggir jalan yang saat ini semuanya tersenyum, karena setelah terpilih dia akan kembali seperti aslinya dan lari meninggalkan rakyat. Karena itu jangan memilih yang bisa memberi uang. Ingat hadist arrosi wal murtasi finnar. Saya tidak setuju ambil uangnya jangan pilih orangnya, sebab uangnya itu suap dan harga diri kita tidak tergantung uang,’’ kata Din.

Baca : LTMNU Sepakat Tidak Menjadikan Masjid sebagai Media Berpolitik

Kepada seluruh warga Muhammadiyah dia berpesan agar menggunakan hak pilihnya untuk datang ke TPS, meski itu hari libur. Pilihan umum adalah sesuatu yang penting dan harus ikut, karena akan dimintai pertanggungjawaban. Jangan golput. Sikapi soal pemilu ini selain sebagai tugas berkebangsaan juga tugas agama yang nanti akan ditanya di akherat,’’ kata dia.

Terakhir Din mengajak semua yang hadir untuk memanjatkan doa bersama, ya Tuhan pilihlah pemimpin kami yang membawa kami pada kebaikan dan bukan pemimpin yang membawa kami ke arah yang jahat.(Joko Dh)

Baca : Ini Data Termuktahir DPTb Kabupaten Karanganyar

Tinggalkan Pesan