REKOR MURI : Bunda Paud Sukoharjo, Etik Suryani menerima penghargaan dan Walhi Jateng dan Rekor Muri. Foto : Heru Susilo)

SUKOHARJO,newsreal.id – Kabupaten Sukoharjo kembali menorehkan rekor. Kali ini, 7.622 ibu dan anak siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) membuat celengan dari barang bekas di gedung PGRI Sukoharjo, Sabtu (30/3), pecahkan Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri).

Tidak hanya itu, kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dan penghargaan dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Tengah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo Darno mengatakan, para siswa secara berpasangan ditemani ibu membuat celengan terbuat dari barang bekas seperti kaleng dan botol air mineral.
Barang bekas tersebut dibuat celengan yang berfungsi untuk menabung atau menyimpan uang para siswa. Celengan dikreasikan sesuai ide kreatif para siswa PAUD seperti mainan bus, pesawat, kapal, bunga, rumah dan lainnya.
“Kami sengaja melibatkan siswa dalam berkreasi membuat celengan dari barang bekas karena salah satunya untuk menanamkan pendidikan karakter. Sebab bahan yang dipakai membuat celengan merupakan barang tidak terpakai dan bisa dimanfaatkan lagi,” jelas Darno.
Dijelaskan, membangun kreativitas bisa dimulai dengan memanfaatkan barang bekas yang mudah ditemukan disekitar. Dengan kreasi yang benar, barnag tersebut akan terlihat indah dan bermanfaat sekaligus tidak menjadi tumpukan sampah.
Bunda PAUD Kabupaten Sukoharjo Etik Suryani mengatakan, setiap anak memiliki dasar potensi yang bisa terus dikembangkan. Dengan pendampingan dari keluarga dan sekolah diharapkan anak dapat menampilkan kreativitas seperti ditunjukan dalam kegiatan membuat celengan bersama dari barang bekas.
“Apa yang ditunjukkan para siswa PAUD membanggakan, tidak hanya bagi sekolah namun juga Kabupaten Sukoharjo. Karena anak anak sejak dini diajak peduli lingkungan dengan memanfaatkan barang bekas menjadi sebuah celengan yang bisa dimanfaatkan untuk menabung atau menyimpan uang,” ujarnya.
Pihaknya berharap kegiatan semacam itu, yaitu mengkampanyekan penggunakan barang bekas pada masyarakat dan mengajarkan anak menabung sejak dini terus dikembangkan. Dia juga berharap gerakan PAUD Sukoharjo kreatif, peduli lingkungan dan gemar menabung bisa menjadi percontohan nasional. 

Perwakilan MURI Sri Widayati mengatakan, Kabupaten Sukoharjo sudah berulang kali mendapatkan penghargaan dari MURI. Kali ini MURI kegiatan membuat celengan dari barang bekas oleh pasangan ibu dan anak usia dini terbanyak. Rekor kegiatan serupa sebelumnya dipegang oleh Jambi pada 7 November 2015 dengan jumlah peserta sekitar 3.541 orang. Namun rekor itu pecah di Sukoharjo dengan jumlah peserta 7.622 orang peserta berasal dari pasangan ibu dan anak usia dini.

Direktur eksekutif Walhi Jawa Tengah Ismail Al Habib mengatakan, Walhi Jawa Tengah sangat mengapresiasi ide penggunaan barang bekas dalam sebuah kegiatan massal yang melibatkan banyak peserta. Terlebih lagi peserta berasal dari anak anak usia dini. Ide tersebut sangat banyak memiliki manfaat, tidak hanya meningkatkan kreativitas anak saja namun juga membantu menjaga kebersihan lingkungan.(Heru susilo)

Tinggalkan Pesan