dahnil-prabowo-menang

SOLO,newsreal.id- Juru bicara (Jubir) Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Azhar Simanjuntak mengklaim capres nomor urut 02, Prabowo Subianto dapat merebut suara rakyat setelah debat keempat Capres, pada Sabtu (30/3) malam.
Dalam penilaian Dahnil, Prabowo memiliki keunggulan saat debat dengan Jokowi. Tampil dengan penuh percaya diri, energik dan menguasai materi yang diperdebatkan. Bahkan Prabowo tidak sungkan mengkritik kebijakan pemerintah pimpinan Presiden Jokowi.
”Saya melihat secara menyeluruh Pak Prabowo jelas unggul dalam debat keempat serta mampu merebut suara rakyat untuk memberikan suaranya pada tanggal 17 April 2019,” tegas Dahnil usai memberikan arahan dalam Rakornas Gerakan Milenial Indonesia (GMI) di salah satu hotel di Solo, Minggu (31/3).

Baca : Sandiaga Uno Video Call-an dengan Pendukungnya di Solo

Baca : Titiek Soeharto Ajak Masyarakat Memilih

Berdasar prediksi BPN, lanjut Dahnil, debat Sabtu malam, karakter asli Prabowo nampak sekali yakni tegas dalam prinsip. Beliau memang konsen pada kedaulatan dan martabat bangsa.
”Jangan sampai kedaulatan dan martabat bangsa dijadikan sebagai komoditi dagang. Itu yang kemudian menjadikan Pak Prabowo melontarkan kritikan yang sangat keras kepada pemerintah sekarang ini,” tandasnya.
Apa yang dikemukakan Prabowo bahwa perusahaan seperti airport dan pelabuhan tidak boleh dikuasai asing, tetapi harus dikuasai bangsa Indonesia sendiri. Menurut Dahnil, hal itu sangat tepat dan bagus dalam sistem kelola negara.

Baca :  Ustad Syihabudin Ajak Umat Berdamai

Jika terpilih, Dahnil yakin Prabowo-Sandi bisa mengembalikan kedauluatan dan martabat bangsa sesuai jalurnya.
Adapun Wakil Ketua BPN, Eddy Suparno mengaku puas dengan penampilan Prabowo saat debat keempat Sabtu malam. BPN telah merancang dan menyiapkan materi debat sedemikian rupa sehingga hasilnya bagus.
”Pak Prabowo berdebat secara argumentatif yang masih dalam koridor kesantunan yang tetap terjaga. Tema pertahanan dan keamanan sangat dikuasai Capres nomor urut 02,” tegas Eddy yang juga sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut. (Sri Hartanto)

Baca : Gerakan Milenial Indonesia Gelar Rakornas di Solo

Tinggalkan Pesan