Tim-Parabadminton-Indonesia

*Tim Parabadminton Indonesia

SOLO, newsreal.id – Turnamen internasional bulu tangkis disabilitas di Turki, menjadi awal manis bagi tim parabadminton National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) dalam pengumpulan poin menuju Paralympic Games Tokyo 2020. Lima medali emas, sekeping perak dan empat perunggu digenggam tim Merah-Putih dari ajang bertajuk ‘’Enes Cup Turkish Parabadminton International 2019’’, pekan lalu itu.

Simbol juara tersebut diraih Dheva Anrimusthi di nomor tunggal putra kelas SU5 dan Leani Ratri Oktila (tunggal putri kelas SL4). Di nomor ganda, medali emas direbut pasangan Hari Susanto/Leani Ratri (ganda campuran SL3-SU5), Dwiyoko/Fredy Setiawan (ganda putra SL4-SL3), serta Suryo Nugroho/Deva Anrimusthi (ganda putra SU5).

Baca : Cuaca Adang Persiapan paralayang

Baca : Juara Jateng, Anisa Fungki Dikirim ke Thailand

‘’Alhamdulillah, tim parabadminton Indonesia mengawali langkah dengan baik. Single event di Turki itu merupakan awal perhitungan poin menuju Paralympic Games Tokyo 2020,’’ kata pelatih parabadminton NPCI Pusat, M Nur Rochman melalui pesan telepon seluler, Rabu (3/4).

Semua Raih Medali

Pada ajang yang diikuti 285 peserta dari 41 negara tersebut, atlet Karanganyar Suryo Nugroho juga meraih medali perak di nomor tunggal kelas SU5. Sementara Fredy yang merupakan pebulutangkis Solo juga merebut perunggu di arena tunggal SL4. Peraih perunggu lainnya adalah Ukun Rukaendi (tungal SL3), Khalimatus Sadiah (tunggal SL4), serta pasangan Khalimatus/Leani (ganda putri SL3-SU5).

‘’Delapan atlet parabadminton yang berangkat, seluruhnya meraih medali. Tentu perolehan poin mereka cukup tinggi. Sekarang, tim sudah bergeser ke Dubai untuk mengikuti turnamen serupa,’’ tutur pelatih lain parabadminton NPCI Pusat, Yunita Ambar Wulandari.

Baca : Askot PSSI Solo Kembali Gelar Kursus Kepelatihan

Ajang ‘’2nd Fazza Dubai Parabadminton International 2019’’ tersebut mulai berlangsung sejak Selasa (2/4) hingga berakhir pada Minggu (7/4) mendatang. Menurut Nur Rochman, peluang para pebulutangkis Indonesia cukup besar pula untuk menggenggam medali emas dalam pertarungan di Dubai tersebut. Sebab, peserta yang bersaing hampir sama dengan atlet-atlet yang bermain di Turki.
‘’Mudah-mudahan anak-anak bisa kembali merebut medali emas, sekaligus mendapat banyak poin di Dubai ini,’’ ujarnya.(Setyo Wiyono)

Baca : Alfian Bersiap Buru Medali ke Eropa

Tinggalkan Pesan