lalin-adisucipto-solo


SOLO,suaramerdekasolo.com-Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta, memasang kembali barikade di median Jalan Adi Sucipto, Banjarsari, Solo. Sebanyak 115 buah barikade terpasang untuk menanggulangi kecelakaan yang pernah memakan korban jiwa di kawasan setempat.
“Sesuai evaluasi dan laporan warga yang khawatir bakal memakan korban jiwa di kawasan Jalan Adi Sucipto. Dishub kembali memasang barikade agar pengendara tak memotong jalur dari sisi utara jalan ke timur Jalan Adi Sucipto atau sebaliknya. Sehingga kecelakaan dapat dihindari,” Kata Kabid Lalu Lintas Dishub Surakarta, Ari Wibowo, Kamis (4/4).
Menurutnya, pengendara lebih aman saat memutar di bundaran Tugu Wisnu. Walau hal tersebut memakan waktu,namun kesalamatan harus diutamakan. Sehingga kejadian yang memakan korban jiwa itu tak terulang.
“Hal itu sudah menjadi resiko pengendara, kami berupaya mengatur lalu lintas dan mendorong masyarakat untuk tertib mematuhi aturan yang ada. Maka dari itu kami mengimbau kepada pengendara untuk mengambil sedikit jalur yang jauh agar mereka terhindar dari celaka,” kata dia.

Baca : Tinggal Bergantung di Tangan Presiden

Baca :Kali Pepe Meluap, Kawasan Ngemplak Kebanjiran

Sebelumnya, barikade sempat dialihkan ke beberapa ruas jalan untuk memkasimalkan even di Kota Bengawan. Sehingga barikade di Jalan Adi Sucipto dipindahkan sementara untuk mengatur kegiatan-kegiatan kota itu. Setelah beberapa waktu dipindah, kecelakaan terjadi dan memakan korban jiwa.
“Sebelumnya barikade kami alihkan terlebih dahulu untuk even tahunan di Solo. Hal itu untuk mengatur kendaraan yang melintas sehingga kemacetan dapat diurai. Setelah acara selesai, kami juga mengevaluasi Jalan Adi Sucipto. Karena terdapat laporan warga, barikade kami pasang kembali,” kata dia
Disinggung terkait penyediaan median jalan permanen, Ari menuturkan, pihaknya masih berkoordinasi dengan pimpinan. Jalan Adi Sucipto termasuk jalan nasional, sehingga pendanaan dan izin harus dikoordinasikan dengan pemerintah pusat.
“Jalan Adi Sucipto termasuk jalan nasional, sehingga izin atau pembangunan yang berkaitan untuk ketertiban lalu lintas berada di tangan pusat. Namun hal itu akan kami pertimbangkan, mengingat barikade mudah digeser dan dipindah oknum tak bertanggung jawab,” kata Ari. (Ilham Baktora)

Baca : Enaknya Jadi ASN, Naik Pangkat Naik Gaji Lagi

.

Tinggalkan Pesan