gunung-agung-cnbc

BALI,newsreal.id – Gunung Agung, gunung berapi di Pulau Bali erupsi dini hari Jumat (5/4)sekitar pukul 01.31 Wita. Salah satu gunung teraktif di Indonesia bergeliat saat erupsi dan getaran dirasakan sampai kawasan Pura Agung Besakih, Pulau Dewata. Saksi mata menyebutkan saat beribadah di Pura Besakih di area pura tengah getaran erupsi sangat dirasakan.

“Tiba-tiba saja terdengar suara ledakan sangat keras, seperti suara bom. Bahkan, tanah di sekitar Pura Besakih bergetar sangat keras,” ucap saksi mata bernama Ketut Ari, dikutip Jawapos, Kamis (4/4/2019).

Usai kejadian itu pamedek berteriak mengatakan Gunung Agung meletus dan langsung bersahutan. Sehingga para pamedek berhamburan.

Baca : Hujan Abu Terjadi di Lereng Merapi Sisi Timur

Baca : Hujan Deras, Lereng Merapi Longsor

Data yang dikeluarkan PVMBG melalui MAGMA Indonesia, disebutkan erupsi Gunung Agung terjadi pukul 01.31 Wita. Teramati tinggi kolom abu sekitar 2.000 meter di atas puncak (sekitar 5.142 meter di atas permukaan laut).

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat. Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi sekitar 3 menit 37 detik.

Gemuruh erupsi juga terdengar sampai Pos Pengamatan Gunung Api Agung di Rendang. Meski begitu, sampai saat ini Gunung Agung tetap berada pada status siaga (level III). (BS)

Baca : Pengunjung River Tubing Wisnu Kencana Sentuh Setengah Juta Orang

Tinggalkan Pesan