diklatsar-mta-wonogiri

WONOGIRI,newsreal.id- Sebanyak 48 anggota Majelis Tafsir Alquran (MTA) menyelesaikan pendidikan dan pelatihan (Diklat) Search and Rescue (SAR) di Waduk Gajahmungkur, Kabupaten Wonogiri, Sabtu (6/4). Mereka sebelumnya telah menjalani Diklat SAR MTA angkatan ke-11 selama enam hari.

Ketua panitia Diklat SAR MTA Dwi Prasetyanto mengatakan, Diklat tersebut sebelumnya dibuka di pendapa Kabupaten Wonogiri tanggal 1 April lalu. Sebanyak 48 peserta Diklat tidak hanya berasal dari Kabupaten Wonogiri, Solo dan sekitarnya. Sebagian dari mereka bahkan ada yang datang dari Bengkulu, Ogan Komering Ulu, Pontianak, Purwakarta, Karawang, Gresik, Bekasi, Bogor, Surabaya, Madiun, Lumajang, Kudus, Banjarnegara dan Yogyakarta.

Materi Diklat yang disampaikan antara lain medical first responder atau teknik pertolongan pertama pada korban kecelakaan, water rescue atau teknik pertolongan di air. Praktik lapangan dilaksanakan di OWSA-WGM Wonogiri dan kolam renang Nggaguk Tirta Lestari, Jatisrono, Wonogiri.

“Pemberian materi dilakukan di dalam kelas dan praktik lapangan,” katanya saat penutupan Diklat SAR MTA di gedung Somoulun Obyek Wisata Sendang Asri Waduk Gajahmungkur (OWSA-WGM) Wonogiri, Sabtu (6/4).

Ketua MTA Mugijatna mengatakan, sebagai lembaga dakwah, kegiatan-kegiatan MTA selama ini juga tidak pernah lepas dari kegiatan sosial kemanusiaan. “Sebab, kegiatan itu merupakan salah satu wujud pengamalan dari sabda Rasulullah yang menyatakan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Dandim 0728 Wonogiri Letkol Inf M Heri Amrulloh melalui Pasiops Kapten Arm Yadiman usai penutupan Diklat mengatakan, pihaknya mengapresiasi Diklat SAR MTA angkatan ke-11. Dia berharap seluruh peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang telah mereka peroleh untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. (Khalid Yogi)

Tinggalkan Pesan