gedung-pemkab-rusak

* Belum Setahun Digunakan

KLATEN,newsreal.id-Dua gedung baru Pemkab Klaten yang digunakan belum satu tahun mulai rusak di beberapa bagian. Rusaknya bangunan di gedung Dinas Kependudukan Catatan Sipil dan Dinas Pendidikan itu menjadi sorotan masyarakat.
Salah seorang warga, Antok, mengatakan saat berjalan di teras depan
gedung Dinas Kependudukan Catatan Sipil Pemkab Klaten hampir terjerembab sebab ada paving yang jebol. ” Untung kaki saya tidak masuk,” katanya, Selasa (9/4).

Warga Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes yang tengah mengantar rekannya merekam E-KTP itu mengatakan ambrolnya paving blok itu berbahaya bagi warga. Apalagi bagi anak kecil yang saat berjalan tidak berhati-hati sebab bisa terperosok ke lubang. Jika antrean warga pemohon di Dinas membeludak, mestinya diamankan dengan diberi papan atau rambu. Sebab apabila dibiarkan bisa memakan korban karena lubangnya cukup dalam sekitar setengah meter.
Pantauan di beberapa titik, selain paving ambrol di bawah tiang pondasi bagian depan, tiang pondasi di bagian pojok belakang juga mulai ambles.

Pemeliharaan Habis

Di bagian tangga keramik ada yang copot. Gedung Dinas Kependudukan dan
Catatan Sipil digunakan tanggal 16 Juli 2018 dan Dinas Pendidikan baru  beberapa bulan. Dua gedung itu dibangun dengan dana Rp 16 miliar lebih sejak tahun 2017. Menurut koordinator Aliansi Rakyat Anti Korupsi Kabupaten Klaten (ARAKK) Abdul Muslih, tidak hanya di pondasi, bahkan keramik tangga ke kantor kepala dinas sudah copot. ” Padahal masa pemeliharaan sudah habis,” ungkapnya.

Selain Dinas Kependudukan,kerusakan yang sama ditemukan di Dinas Pendidikan. Bahkan atapnya pernah ditopang kayu. Melihat gedung yang belum setahun digunakan rusak patut diduga ada yang tidak sesuai spesifikasi teknisnya. Tidak ada salahnya diaudit menyeluruh untuk melihat prosesnya sejak awal. Aliansi berharap, dengan dua kejadian itu, ke depan Pemkab lebih tegas dalam pengawasan. Apabila tidak sesuai perjanjian awal mestinya bangunan tidak diterima. Atas kerusakan itu Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemkab Klaten, Widya Sutrisna mengungkapkan Dinas sudah melapor ke Pemkab. Termasuk soal atapnya yang jebol sudah
dilaporkan. Untuk jalan masuk yang rusak, Dinas pernah menambal dengan semen. Namun karena volume warga yang melintasi sehari bisa mencapai ratusan kendaraan, cornya rusak lagi. (Achmad Hussain)

Tinggalkan Pesan