ilustrasi-ancaman-bencana-alam

KLATEN,newsreal.id – Angin lisus yang menerjang sejumlah wilayah di Klaten diwaspadai oleh penyelenggara pemilu. Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Pemkab Klaten, Sri Yuwana Haris mengatakan, data di BPBD ada empat desa terdampak. Di Desa Bolali ada 14 rumah rusak ringan dan dua rusak sedang dengan kerugian mencapai Rp 23 juta. Di Desa Duwet hanya tiga pohon ambruk menutup jalan, di Desa Kingkang kabel telepon putus dihantam pohon tumbang dan di Desa Teloyo pohon tumbang menimpa jaringan. BPBD sudah berkoordinasi ke kecamatan dan desa melakukan penanganan.
Menurut Plt Kepala BPBD Pemkab Klaten, Dodi Hermanu melihat situasi saat ini sebenarnya hujan sudah tidak merata. Namun belum masuk musim kemarau. Potensi hujan dan lisus tetap diwaspadai sebab bisa saja hujan di satu daerah belum tentu di daerah lain. Musim pancaroba masih memungkinkan hujan bercampur lisus meskipun tidak lagi merata. Masyarakat diminta tetap mewaspadai hujan dan lisus di semua wilayah.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Klaten, Kartika Sari Handayani mengatakan KPU pun mencermati kemungkinan adanya becana saat pencoblosan. KPU sudah berkoordinasi dengan BPBD dalam rangka penanganan atas kemungkinan bencana. ” Semiga saja tidak terjadi. Dan KPU sudah berkoordinasi ke BPBD,” ungkapnya.
Apabila terjadi dan menyebabkan kerusakan hebat di TPS, maka TPS bisa dipindah di lokasi yang lebih aman demi keselamatan warga. (Achmad Hussain)

Tinggalkan Pesan