Perenang-NPCI-Erika-Kurnia
RENANG: Perenang NPCI Solo Erika Kurnia Sari melaju dalam sebuah ajang di kolam renang Tirtomoyo Manahan, beberapa waktu lalu. Dia termasuk atlet pelatnas ASEAN Para Games 2019. (newsreal.id/Setyo Wiyono)

*Terbanyak di Cabang Boccia

 

SOLO,newsreal.id – Dua puluh atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Solo masuk dalam daftar atlet pelatnas proyeksi ASEAN Para Games (APG) Filipina 2019 yang akan digelar pada Januari 2020. Mereka terbagi pada delapan cabang olahraga.

‘’Atlet terbanyak berada di cabang boccia, yakni tujuh orang. Memang cabang tersebut lebih didominasi atlet dari Kota Bengawan,’’ kata Ketua Umum NPCI Solo, Bangun Sugito, Minggu (5/5).

Secara lebih rinci, selain di cabang boccia terdapat tiga atlet tenis meja, tiga atlet renang, dua atlet bulutangkis, dua atlet ten pin bowling, serta masing-masing seorang atlet cabang sepak bola celebral palsy (CP/gangguan fungsi otak) dan voli duduk. Para atlet tersebut telah mulai menjalani pelatnas yang dipusatkan di Solo Raya sejak Rabu (1/5) lalu.

‘’Mereka bergabung dalam 300 atlet pelatnas dari berbagai daerah di Indonesia. Secara keseluruhan, terdapat 15 tim cabang olahraga yang disiapkan NPCI Pusat untuk menghadapi APG Filipina,’’ jelas Sugito.

Atlet Internasional

Berdasarkan surat pemanggilan yang diterbitkan NPCI Jateng, ada dua orang yang berstatus atlet internasional. Keduanya, Suwarti (tenis meja) dan Fredy Setiawan (bulutangkis), selama ini memang telah malang melintang dalam berbagai kejuaraan internasional.

‘’Bahkan sederet prestasi hingga kini terus mereka raih di berbagai kejuaraan tingkat dunia,’’ ungkap Sugito.

Pada akhir Maret hingga awal April lalu, misalnya, Fredy menggengam medali di Turki dan Dubai. Di ajang ‘’Enes Cup Turkish Parabadminton International 2019’’, 26-31 Maret, Fredy yang berpasangan dengan Dwiyoko (Cilacap) menjadi juara ganda putra SL3-SL4. Di nomor tunggal SL3, dia merebut perunggu.

Sementara pada kejuaraan bertajuk ‘’2nd Fazza-Dubai Parabadminton International 2019’’ di Dubai, Emirat Arab, 2-7 April, Fredy/Dwiyoko juga meraih medali emas ganda putra SL3-SL4. Fredy juga merebut perunggu di arena tunggal putra SL3.

‘’Kami terus memacu seluruh atlet NPCI Solo agar terus meningkatkan performanya, demi memburu prestasi-prestasi yang lebih tinggi,’’ tandas Sugito.(Setyo Wiyono)

Tinggalkan Pesan