tarung-bebas-karanganyar-2
TARUNG BEBAS : Dua petarung berlaga di atas ring, dalam Kejuaraan Terbuka Nasional Tarung Bebas Amatir 2019 di kompleks Balai Latihan Kerja (BLK) Karangpandan, Minggu (16/6). Kejuaraan yang diikuti 221 atlet tersebut digelar dua hari, Sabtu-Minggu (15-16/6). (suaramerdekasolo.com/Irfan Salafudin)

*Kejuaraan Terbuka Nasional Tarung Bebas Amatir 2019 

KARANGANYAR,  suaramerdekasolo.com – Terate Tarung Bebas (Tebas) Camp Karanganyar berhasil menjadi juara umum Kejuaraan Terbuka Nasional Tarung Bebas Amatir 2019 yang digelar di Karangpandan, Karanganyar, Sabtu-Minggu (15-16/6).
Petarung dari Tebas Camp berhasil menyabet 15 medali emas dan delapan medali perak. Total, ada 23 fighter yang diturunkan Tebas Camp dalam kejuaraan yang baru pertama kali digelar di Karanganyar tersebut.

Manajer Tebas Camp Darmanto mengatakan, perolehan medali emas tersebut melampaui target. “Kami targetkan 13 medali emas, tapi berhasil mendapat 15. Puas dengan perolehan ini, karena petarung Tebas Camp mampu memberikan yang terbaik di kejuaraan ini,” katanya. 

Baca : Atlet Tarung Bebas Potensial Bermunculan

Baca : 262 Atlet Akan Ikuti Kejuaraan Tarung Bebas di Karanganyar

Dikatakannya, tidak semua petarung Tebas Camp yang meraih medali emas, memenangkan pertandingan secara KO. Ada beberapa yang menang tanding karena poinnya lebih unggul dibandingkan lawan. Sementara yang meraih medali perak, mengalami kekalahan tidak secara telak. 
“Kami merasa, kekuatan antarpetarung cukup merata. Bahkan pertarungannya terasa lebih hebat dari kejuaraan sebelumnya di Purbalingga musim lalu,” tuturnya. 

Dikatakan juga, runner up kejuaraan yakni dari Hans Academy Solo termasuk lawan yang paling tangguh dalam kejuaraan tersebut. 
“Kami mengapresiasi setiap petarung yang berlaga, karena telah menampilkan kemampuannya secara optimal. Termasuk petarung Tebas Camp, kami acungkan jempol, karena meski kondisi fisik kurang terpantau akibat tidak menjalani masa karantina, masih mampu tampil dengan maksimal,” jelasnya. 

Baca : Lima Pebola Voli Putri Solo Perkuat Jateng

Terkait pelaksanaan kejuaraan, Darmanto mengatakan, pihaknya siap jika diminta menjadi tuan rumah kembali. “Kami mohon support dari berbagai pihak, agar bisa mengembangkan olahraga tarung bebas ini lebih meluas di Karanganyar,” imbuhnya. 
Bupati Karanganyar Juliyatmono berharap, olahraga tarung bebas bisa berkembang di Karanganyar. “Semoga event berikutnya bisa digelar lagi di Karanganyar. Pelaksanaannya akan ditata lagi. Sehingga Karanganyar bisa ikut andil dalam perkembangan olahraga ini,” katanya. (Irfan Salafudin) 

Tinggalkan Pesan