rutan-polres-boyolali-dirazia
GELEDAH: Petugas menggeledah pakaian dan tubuh seorang tahanan dalam razia mendadak di Rutan Polres Boyolali. (newsreal.id/Ioko Mur)

BOYOLALI,newsreal.id – Tim gabungan menggelar razia mendadak di Rutan Polres Boyolali, Kamis (18/7) pagi. Razia bertujuan mengantisipasi hal- hal yang tak diinginkan di dalam rutan tersebut.

Kegiatan razia dadakan ini melibatkan personil dari Sat Reskrim, Sabhara, Kspk, Sat Tahti, Dokes, Binrohtal, Humas dan Provost yang seluruhnya berjumlah 21 personil. Mereka bergerak serentak memeriksa setiap sel di dalam rutan.

Kasat Tahti Iptu Agus Marjoko mengungkapkan, razia dilakukan dengan cara mengecek setiap sel yang yang ada. Petugas pria mengecek sel pria dan petugas wanita mengecek sel wanita. Petugas juga menggeledah setiap tahanan di dalam rutan.

“Petugas sudah mendapat pengarahan sebelumnya. Yaitu, untuk mengecek dan merazia di ruang-ruang sel para tahanan secara teliti sehingga ruang sel seteril dari barang-barang yang dilarang dibawa oleh para tahanan,” katanya disela- sela razia.

Selanjutnya petugas Dokes juga melaksanakan pemeriksaan kesehatan seluruh tahanan. Tujuannya, untuk memastikan seluruh tahanan dalam kondisi sehat. Sedangkan personil Binrohtol juga memberikan siraman rohani dengan tauziah kepada para tahanan.

Ruang sel khusus

Apakah ditemukan benda- benda terlarang ? Iptu Agus Marjoko menggelengkan kepala. Diungkapkan, dalam razia dadakan ini tidak ditemukan barang-barang yang berbahaya seperti narkoba, senjata tajam dan barang-barang yang dilarang lainnya.

“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh tahanan yang sudah bekerjasama dengan baik selama tinggal di Rutan Polres Boyolali. Mereka tidak membuat masalah, sambil menunggu proses hukumnya masing-masing dilimpahkan ke Penuntut Umum.”  

Kasubag Humas POlres Boyolali, AKP Eddy Lillah menambahkan, bahwa dalam giat razia dadakan ini terdapat 13 tahanan yang diperiksa dan digeledhah terdiri. Yaitu, 12 tahanan laki- laki dan seorang tahanan wanita.

Untuk tahanan wanita yang ditempatkan di ruang sel khusus wanita ini juga dilakukan pemeriksaan di ruangan selnya dan penggeledahan badan yang sama, oleh personil khusus yang dilakukan oleh Polwan. 

Sel tahanan wanita Rutan Polres Boyolali tersebut ditempati Siti Wakidah (30) kasus pasal 80 UURI No 35 tahun 2014 dan atau pasal 44 UURI No 23 tahun 2004  tentang Kekerasan dalam rumah tangga. Dia diduga melakukan penganiyaan terhadap anaknya, F (6) hingga meninggal dunia (SM, 18/7). (Joko Mur)

Tinggalkan Pesan