bercak-darah
FOTO ILUSTRASI

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Pedagang pasar Jumantono digegerkan dengan penemuan bercak darah di sebelah selatan pasar. Apalagi di kios dan los di sekitar tempat tersebut bukan los dan kios pedagang daging. Karena itu salah seorang pedagang melaporkan penemuan bercak darah itu ke polisi.

Kapolsek Jumantono AKP Joko Hartoyo yang menangani masalah itu langsung memerintahkan anak buahnya memasang police line di sekitar tempat tersebut danmengambil sampel bercak darah yang ditemukan para pedagang pasar tersebut.

‘’Sayangnya memang hari itu hari Minggu sehingga laboratorium forensik yang bisa mendeteksi darah itu memang darah manusia atau darah binatang atau darah bayi yang baru dilahirkan, masih tutup sehingga Senin baru bisa diketahui,’’ kata Kapolsek, Minggu.

Lakukan Penyelidikan

Hanya saja dia tetap memerintahkan anak buahnya untuk melakukan penyelidikan sampai tuntas masalah itu. Apakah darah itu bekas pembunuhan atau ada bayi baru dilahirkan dan dibuang atau ada orang menginjak kaca dan darahnya sampai berceceran, sebab tempat penemuan bercak darah berdekatan dengan tempat sampah.

Dia mengatakan segala kemungkinan bisa saja terjadi, sehingga perlu penyelidikan yang mendalam soal itu. Namun yang jelas hingga sekarang belum ditemukan titik terang darah itu darah siapa dan dalam kasus apa.

Kapolsek meminta para pedagang melanjutkan aktifitasnya, dan tetap tenang sembari menunggu hasil penyelidikan polisi untuk mengusut kasus itu secara tuntas.  Tidak perlu berspekulasi sendiri, kecuali ada bukti yang justru mendukung penyelidikan polisi.

Setelah diambil sampelnya oleh polisi, tempat itu langsung dibersihkan dan aktifitas perdagangan berlanjut kembali. (Joko DH)

Editor : Budi Sarmun 

 

Tinggalkan Pesan