Beranda SERBA-SERBI OLAHRAGA Pemanjat Pelajar dan Mahasiswa Akan Berduel

Pemanjat Pelajar dan Mahasiswa Akan Berduel

0
Pemanjat Pelajar dan Mahasiswa Akan Berduel
SPEED: Pemanjat Obin Sandryan Ardana berusaha menyelesaikan pemanjatan jalur speed classic pada latihan di kompleks Stadion Manahan, Kamis (12/9). (Suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Puluhan pemanjat dari kalangan pelajar dan mahasiswa di lingkup Solo Raya akan duel kemampuan. Mereka akan beradu ketangguhan pada sirkuit panjat tebing (SPT) Solo Raya yang akan kembali digelar di papan panjat kampus Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, Sabtu-Minggu (14-15/9).

“Info sementara, jumlah peserta sudah mencapai 50-an orang. Kemungkinan jumlah tersebut bisa bertambah hingga nanti malam,’’ kata presiden juri SPT tersebut, Marjianto ‘’Ipunk’’ Bialangi Kasim, Jumat (13/9).

Dia disiplin lomba bakal digelar dalam sirkuit tersebut, yakni lead dan speed classic. Kategori boulder tidak dibuka, dengan pertimbangan selama ini tidak banyak sekolah atau kampus yang memiliki papan boulder. Akibatnya tidak banyak pula pemanjat yang menggeluti disiplin itu.

‘’Tidak masalah. Meski hanya lead dan speed, yang penting sirkuit dapat kembali digelar setelah beberapa tahun terakhir vakum. Sebab ajang seperti ini bakal memacu munculnya bibit-bibit atlet panjat tebing yang andal,’’ ujar Ipunk yang juga pengurus Pengkot Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Solo.

Sementara itu, sembilan pemanjat muda yang biasa berlatih di papan panjat FPTI kompleks Stadion Manahan bersiap untuk bersaing. Mereka terdiri atas tujuh pemanjat putra dan dua putri. Hanya Loqman Perdana Sri Isyono yang masuk kelompok mahasiswa.

Lainnya berstatus pelajar, yakni Merry Arisyah Saputri (SMK Wijaya Kusuma Surakarta), Arfian Tegar Saputra (SMPN 25 Surakarta), Fathah Adi Arrazaq (SMPN 17 Surakarta), Obin Sandryan Ardana (SMPN 25 Surakarta). Lalu, Abimanyu Aziz Putra Wientama (SMP Al Abidin Surakarta), Muhammad Fadil (SMPN 25 Surakarta), serta Nanda Devi Saba (SMPN 1 Kartasura). Seorang lainnya bahkan masih duduk di kelas enam SDN Kleco 1 Surakarta, Nandito Sumenang Saba.

“Mereka pernah ikut dalam kejurda panjat tebing pelajar Jateng di Banyumas, beberapa waktu lalu. Beberapa menembus tiga besar. Maka pada SPT nanti, anak-anak itu juga harus bersaing merebut peringkat tiga besar,’’ kata ofisial tim Solo, Teddy Saba.(Setyo Wiyono)

Tinggalkan Pesan