gunung-lawu
FOTO/beritasatu.com

KARANGANYAR,suaramerdekasolo com – Setelah dilakukan penyisiran dan api sudah benar-benar padam, jalur pendakian ke puncak Lawu dari Cemorokandang, Cemorosewu Magetan, dan lewat Candi Ceto, sudah boleh untuk pendaki naik dari jalur itu. Beberapa belas pendaki yang tidak sabar melakukan pendakian, Minggu pukul 08.00 WIB sudah mulai naik.

Kepala Dispapora Karanganyar Titis Sri Djawoto mengatakan, secara resmi edaran soal penutupan Lawu memang sudah dicabut dan pendakian sudah diperbolehkan. Namun mereka yang naik diminta tetap hati-hati untuk menjaga dari segala sesuatu.

‘’Ya, setelah relawan dari BPBD dan Perhutani serta relawan setempat menyisir bekas terbakarnya Lawu, semua sudah dinyatakan padam. Bahkan hujan sudah mulai turun sehingga pendakian aman. Karena itu mereka berani merekomendasikan mulai Minggu sudah dibuka, walau tetap waspada dan hati-hati,’’ kata Titis, Minggu.

Para petugas gabungan melakukan penyisiran pada Sabtu dan baru turun sore hari sehingga mereka memberikan rekomendasi Sabtu sore. Karena itu Minggu sudah bolh. Dan pendaki dikabarkan sudah mulai naik.

Relawan Cetho, Eko Supardi Nemora menyampaikan, pihaknya mendapatkan pemberitahuan pembukaan jalur pendakian dari Disparpora Karanganyar pada Sabtu malam sekira pukul 21.00 WIB Namun jalur mulai dibuka hari ini sekira pukul 08.00 WIB.

“Mulai ada pendaki naik sekira pukul 08.00 WIB. Mereka memang sudah banyak menunggu setelah diberitahu kalau api mulai padam dan kondisi aman. Sudah ada sekitar 13 orang yang naik,” katanya,

Eko mengatakan, , sehari sebelum dibuka jalur pendakian, pihaknya telah melakukan penyisiran jalur mulai dari Basecamp Candi Cetho hingga sekitar Pos 4 dan Cemorokandang yang sempat terbakar sampai pos 3..

‘’Tim sudah melakukan penyisiran dan jalur sudah dinyatakan aman bagi pendaki. Bahkan sudah   turun hujan di puncak sehingga betul-betul sudah aman dan terkendali. Meskipun jalur sudah dibuka, para pendaki tetap diberikan himbauan supaya berhati-hati saat mendaki.’’

Kehati-hatian terutama mengenai tidak sembarangan saat menyalakan perapian untuk penghangat, untuk memasak, termasuk membuang puntung rokok seenaknya ke sembarang tempat, karena hal itu memicu terjadinya kebakaran. Sebab meski hujan sudah turun, namun panas matahari mengakibatkan kering dan itu sangat mudah terjadi kebakaran. Bahkan gesekan daun saja mengakibatkan timbul api dan kebakaran. Karena itu waspada dan hati-hati.(Joko DH)

 

 

Tinggalkan Pesan