calon-wakil
AMBIL FORMULIR- Ketum Relawan Brigade #01, Diah Warih Anjari mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal Calon Wakil Wali Kota Surakarta di DPD PDIP Jateng, Rabu (12/12). (newsreal.id/dokumentasi)

SOLO, newsreal.id- Hari ke-6 pendaftaran bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah di buka DPD PDIP Jateng, ada lima pendaftar memperebutkan rekomendasi maju di Pilkada Surakarta. Satu orang mendaftar untuk posisi wali kota dan empat lainnya sebagai wakil.

Satu dari empat pendaftar yakni Ketua Umum (Ketum) Relawan Brigade #01, Diah Warih Anjari. Pengusaha sekaligus perempuan asli warga Pasar Kliwon, Solo tersebut mengatakan potensi ekonomi tanah kelahirannya begitu besar menjadi kota yang lebih maju. Di sisi lain, potensi itu sudah semestinya lebih menyejahterakan masyarakat Solo. Namun sejauh ini belum termanfaatkan dengan maksimal.

“Saya tergerak untuk ikut ambil bagian dalam kontestasi Pilkada. Hari ini saya mengambil formulir sebagai bakal calon wakil wali kota Solo,” kata Diah Warih saat dihubungi wartawan Suara Merdeka Biro Solo, usai mengambil formulir di Sekretariat DPD PDIP Jateng, Panti Marhaen di Kota Semarang, Rabu (11/12).

Meski berlatar belakang pengusaha, namun Diah Warih tidak nihil dalam pengalaman politik. Diah merupakan pendiri sekaligus Ketua Umum Brigade #01 dalam Pilpres 2019 dan Ketum Ormas Generasi Anak Bangsa.

Jika dulu dirinya berhasil memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 maka saat ini dia akan bertarung di Pilkada Solo. Bahkan owner perusahaan konstruksi CV Diwa Solo itu siap jika nanti akan disandingkan dengan putra Jokowi Gibran Rakabuming yang akan maju sebagai bakal Calon Wali Kota Surakarta.

“Kami siap mengabdi, secara lahir batin dan moril maupun materiil apabila diberikan kesempatan. (Apabila) dipasangkan dengan Mas Gibran, kami juga siap,” tandasnya.

Diah mengaku beberapa kali bertemu dengan Gibran di berbagai kegiatan. Namun, saat itu dirinya belum melakukan komunikasi politik. Demikian halnya dengan komunikasi politik di tataran partai. ”Apabila peluang dan amanah itu diberikan kepada saya, saya siap mendedikasikan seluruh nafas dan hidup saya untuk PDIP dan seluruh masyarakat Surakarta,” jelasnya.

Untuk itu, setelah mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran pada Kamis (12/12), Diah mengaku akan tancap gas untuk menyosialisasikan diri pada masyarakat. Tujuannya, meningkatkan popularitas dan elektabilitas.

Di sisi lain, dia juga akan melakukan komunikasi di tataran struktural partai.
Wakil Ketua DPD PDIP Jateng, Joko Purnomo meminta Diah Warih segera mengembalikan formulir pendaftaran dengan melengkapi sejumlah persyaratan yang ditentukan. Alasannya, Kamis (12/12) merupakan hari terakhir pengembalian formulir. “Harap segera dilengkapi dan dikembalikan. Kami tunggu hari Kamis (12/12) hingga pukul 24.00,” tegas Joko kepada Suara Merdeka. (Sri Hartanto)

 

Tinggalkan Pesan