pupuk-Petrokimia-Gresik
GUDANG Pupuk : Pekerja tengah mengangkut pupuk bersubsidi di salah satu gudang pupuk di Sukoharjo. (newsreal.id/dok)
*Ancaman Hukuman Pidana 5 Tahun
 
SOLO,newsreal.id – PT Petrokimia Gresik mengimbau para distributor maupun pihak terkait untuk meningkatkan sinergi demi kepentingan petani dan kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi.
 
BUMN itu juga tidak ragu menindak tegas distributor dan penyalur pupuk bersubsidi yang kedapatan melakukan kecurangan. Sebab, pupuk bersubsidi adalah barang dalam pengawasan dan harus disalurkan sesuai aturan.
 
“Sehingga segala penyelewengan akan berhadapan dengan pihak berwajib. Ingat, penyelewengan pupuk bersubsidi dapat dijerat hukuman pidana maksimal 5 tahun penjara,” tandas Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia dan Umum PT Petrokimia Gresik, Dwi Ary Purnomo, mewakili Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi.
 
Hal itu dikatakan usai peninjauan lapangan salah satu gudang pupuk di Surakarta, kemarin. Peninjauan lapangan jajaran direksi PT Petrokimia Gresik dilakukan demi kelancaran distribusi. Tujuannya untuk melihat kesiapan gudang, komitmen distributor, serta stok pupuk bersubsidi di lapangan.
 
“Kunjungan lapangan ini untuk memastikan sekaligus mengawasi secara langsung penyaluran pupuk bersubsidi. Terutama di daerah yang alokasinya besar dan menjadi sentra produksi beras,” ujarnya.
 
Dwi Ari melanjutkan, Petrokimia Gresik telah menyalurkan 4,72 juta ton pupuk bersubsidi atau 90 persen dari alokasi 5,24 juta ton. Di wilayah Surakarta, sebanyak 36 ton dari alokasi 35 ton atau 103 persen yang telah disalurkan. Ada pun, stok yang tersedia tiga kali lebih banyak, yaitu sebesar 4.241 ton, termasuk stok untuk Sukoharjo dari ketentuan minimum 1.279 ton.
 

Tinggalkan Pesan