golkar-dukung-pdi-perjuangan-pilkada-boyolali
SURAT DUKUNGAN: Ketua DPD Partai Golkar Boyolali, Fuadi (kanan) menyerahkan surat dukungan kepada Ketua DPC PDIP Boyolali, S Paryanto. (newsreal.id/Joko Murdowo)

BOYOLALI,newsreal.id – Partai Golkar secara resmi menyampaikan dukungan terhadap pasangan calon yang diusung PDIP pada Pilkada Boyolali 2020. Surat pernyataan dukungan disampaikan di Panti Marhein DPC PDIP, Sabtu (25/1).

Penyerahan surat dukungan disampaikan langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Boyolali, Fuadi dan diterima oleh Ketua DPC PDIP setempat, S Paryanto. Turut menyaksikan, tokoh PDIP Boyolali, Seno Kusumoarjo dan jajaran pengurus kedua partai.

Ditemui wratawna usai penyerahan surat dukungan, Fuadi menyatakan, surat dukungan tersebut merupakan hasil Rapimda Golkar beberapa waktu lalu. Dimana Partai Golkar memutuskan berkoalisi dengan PDIP Boyolali.

Baca : PDI Perjuangan Karanganyar Siap Bantu Pilkada di 6 Wilayah Solo Raya

“Yaitu, turut mendukung pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) yang diusung PDIP. Walaupun surat rekomendasi belum turun, kami tetap mengusung pasangan Cabup dan Cawabup yang diusung DPC PDIP,” katanya.  

Dijelaskan, Partai Golkar berkomitmen akan memenangkan cabup dan cawabup yang diusung PDIP dalam Pilkada 2020. Apalagi, koalisi tersebut seakan mengulang koalisi kedua partai pada Pilkada tahun 2004 lalu.

“Dimana pasangan Sri Moeljanto dan Seno Samodro berhasil menang saat itu. Kami optimis koalisi kali ini bisa menang.”

Baca : Asparta Solo : Rekomendasi DPP PDI Perjuangan Semestinya Jatuh ke Pasangan Puguh

Ketua DPC PDIP Boyolali, S Paryanto mengakui, hingga kini pihaknya masih menunggu surat rekomendasi dari DPP PDIP. DPC PDIP sudah mengusulkan dua bakal calon yakni M Said Hidayat – Wahyu Irawan serta Wahyu Irawan -Marsono.

“Kami belum tahu, kapan rekomendasi itu bakal turun. Diharapkan, surat rekomendasi bisa segera turun paling lambat awal Maret mengingat 8 Juni sudah pendafataran bakal calon.”  

Dengan bergabungnya Partai Golkar Boyolali, lanjut dia,  otomatis sisa kursi dari partai lainnya kurang dari 20 persen. Sehingga gabungan partai sisa tidak bisa mengusung pasangan calon sendiri.

“Saat ini, PDIP memiliki 35 kursi dan Golkar 4 di DPRD Boyolali.”

Sehingga, bakal memberikan sinyal kuat melawan bumbung kosong di Pilkada 2020. “Melihat dinamika politik seperti ini, saya punya satu keyakinan adanya calon tunggal yang diusung DPC PDIP Boyolali”.red

Baca : Tiga Nama Masuk Radar DPD PAN Surakarta, Diajukan sebagai Calon Wali Solo

Tinggalkan Pesan