pilgub-sragen2
FOTO DIRI : Joko Suwoto, ASN di Kabupaten Sragen. (newsreal.id/Basuni Hariwoto)

KARANGANYAR,newsreal.id – Joko Suwoto, salah satu kandidat calon Bupati Sragen yang kini sedang menunggu rekomendasi dari DPP PDIP, harus mengundurkan diri dari posisinya sebagai ASN (Aparatur Sipil Nasional) di Kesbangpol Karanganyar. Dia tidak bisa mengajukan pensiun dini karena usia kerjanya belum sampai 20 tahun.

‘’Masa kerjanya terdata hanya 19 tahun 3 bulan, belum genap 20 tahun, sehingga tidak bisa pensiun dini. Peraturannya pensiun dini boleh untuk ASN yanng usia kerjanya di atas 20 tahun,’’ kata Bupati Karanganyar Juliyatmono, Selasa.

Baca : Joko Suwoto Siap Maju pada Pilbup Sragen

Dengan demikian satu-satunya jalan Joko harus mengundurkan diri, resikonya jika tidak terpilih dari kontestasi politik pilkada Sragen itu, dia kehilangan kariernya sebagai ASN dan sekaligus tidak bisa ikut kontestasi itu.

Bupati memprediksi tentu itu semua sudah dipikirkan baik-baik oleh Joko Suwoto yang sudah pengalaman ikut maju kontestasi politik itu. Sehingga jika terlempar dia sudah memiliki persiapan berkarier ke bidang lain.

pilbup-sragen1
PERLIHATKAN BERKAS PENDAFTARAN: Joko Suwoto memperlihatkan berkas pendaftaran sebagai cabup Sragen, lewat DPP PDIP.(newsreal.id/dok)

Peraturan tentang pensiun dini itu sudah jelas sehingga tidak bisa ditawar lagi. Jika kuranbg dari 20 tahun maka tidak bisa mengajukan diri pensiun dini. Karena itu harus mengundurkan diri. Surat pengunduran diri Joko Suwoto sendiri sudah diajukan dan sedang dalam proses mendapatkan persetujuan dari Bupati.

Setelah mendapatkan persetujuan, surat itulah yang akan bisa dipakai mendaftarkan diri sebagai calon Bupati Sragen dan bersaing dengan yang lain untuk mendapatkan rekomendasi dari partai yang mengusungnya.(red)

Baca : Joko Suwoto Mohon Dukungan MUI Sragen

Tinggalkan Pesan