smpn-1-jumapolo-ambles
AMBLES : Kepala SMPN 1 Jumapolo Mei Sarwanto memperlihatkan lantai yang ambles di belakang Ruang Prakarya, Rabu (4/3). (newsreal.id/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR, newsreal.id – Lantai sepanjang 8 meter dan lebar 1,5 meter di belakang Ruang Prakarya SMPN 1 Jumapolo, ambles sedalam 4 meter.

Amblesnya lantai di bagian belakang bangunan sekolahan tersebut terjadi Sabtu (29/2) malam lalu, beberapa saat setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Hingga Rabu (4/3), kondisi lantai masih dibiarkan apa adanya. Namun kondisi tersebut tidak mengganggu aktivitas siswa, karena lokasi kerusakan di bagian belakang sekolah yang jarang dilalui untuk kegiatan.

Kepala SMPN 1 Jumapolo Mei Sarwanto mengatakan, tidak diketahui pasti penyebab amblesnya lantai tersebut. “Apakah sebelumnya ada keretakan atau bagaimana, juga kurang paham. Tahu-tahu, pas hujan lebat turun Sabtu (29/2) malam lalu, lantainya ambles,” katanya.

Meski lantai ambles sedalam 4 meter, namun pondasi bangunan Ruang Prakarya sejauh ini masih aman. “Kegiatan belajar mengajar tidak sampai terganggu. Ruang Prakarya masih bisa digunakan,” jelasnya.

Mei mengatakan, kejadian tersebut sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar, juga ke instansi terkait lainnya.

“Dari DPUPR Karanganyar sudah cek ke lokasi, untuk tindak lanjut perbaikannya. Rekomendasinya, perbaikan tidak semata untuk lantai yang ambles saja. Tapi juga perlu penataan sistem pembuangan air, untuk mencegah kejadian serupa terulang,” tuturnya.

Mei menambahkan, dari pengecekan pihak sekolah, sejauh ini tidak ada titik rawan lain di area sekolah yang berpotensi mengalami kerusakan serupa. (Irfan Salafudin) 

Tinggalkan Pesan