corona-karanganyar
PANDEMI : Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Karanganyar Juliyatmono, menyampaikan informasi warga Karanganyar yang positif Covid-19. (suaramerdekasolo.com/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Satu lagi warga Karanganyar meninggal dunia. Dia juga termasuk tujuh di antara PDP covid-19 asal Karanganyar yang dirawat di RSUD Dr Moewardi Surakarta dan RSUD Karanganyar. Dia meninggal pukul 23.00 WIB Senin malam dan dimakamkan di pemakaman desa setempat sekitar pukul 03.00 WIB dengan standar covid-19.

Dengan demikian sudah ada empat orang PDP warga Karanganyar yang meninggal dunia. Dua di antaranya eks ijtimak ulama di Gowa, dan satu lagi memiliki riwayat penyakit jantung. Dan kini warga Karanganyar kota.

Baca : Cegah Virus Corona, Warga Dusun Dirikan Pos Siaga Mandiri

Camat Mulyono membenarkan warganya yang meninggal tersebut. Pemakaman di kompleks pemakaman Jethis, Karanganyar. Dia yang berumur sekitar 40-an tu memeriksakan diri ke RS Jati Husada namun karena melihat sakitnya bronkhitis berat, dia disarankan periksa di PKU Papahan. Dan oleh dokter yang melihat gejalanya dirujuk ke RSUD Dr Moewardi Surakarta, dan dirawat sampai meninggal. Namun hasil swab belum selesai.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan, sejak ditemukan penderita positif covid-19 dua orang pekan lalu, Karanganyar sudah meningkatkan dengan status siaga, dan kini dinyatakan KLB (kejadian luar biasa) untuk penanggulangan covid-19 ini.

Baca : Kabar Baik, Sebanyak 706 Orang Dinyatakan Lolos Dari ODP

Segala daya dan semua OPD (Organisasi Pemerintah Daerah) sudah diinstruksikan untuk mengerahkan tenaga menghadapi covid-19 dan menanggulanginya. Termasuk dana desa yang bisa digunakan 30 persen untuk pembelian APD, disinfektan dan obat sterilisasi.(Joko DH)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan