bantuan-langsung-tunai-karanganyar
TERIMA BANTUAN – Warga menerima bantuan secara simbolis dari Bupati Karanganyar. (newsreal.id/Joko DH)

KARANGANYAR,newsreal.id – Wajah-wajah riang terlihat setelah 17.721 warga penerima bantuan sosial tunai yang dilewatkan kantor pos dan beberapa bank, cair sebanyak Rp 600.000. Mereka menerima untuk jatah bulan April, dan rencananya mereka akan menerima selama tiga bulan.

‘’Ini sudah cair, tolong dimanfaatkan yang benar meski tidak cukup tapi kalai pinter ngecakne insya Allah barokah. Dan satu hal jangan dipamer-pamerkan ke warga lain daripada menimbulkan kecemburuan,’’ kata Bupati Juliyatmono yang secara simbolis menyerahkan bantuan itu, Selasa (12/5).

Baca : Penerima BLT di Karanganyar Tidak Akan Mendapat BST

Selain bantuan sosial dalam bentuk tunai juga disalurkan bantuan sembako untuk data tambahan juga sebanyak 17.000-an untuk korban Covid-19. Bantuan sembako berupa beras 13 kilogram, telur 16 biji, kentang, bawang, dan kacang hijau seperempat kilogram senilai Rp 200.000.

Untuk bantuan sembako akan diterima warga selama sembilan bulan sampai Desember. Karena itu meski selisih, nilai akhirnya sama antara program sembako dan penerima bantuan sosial tunai. Sehingga dimungkinkan tidak akan memunculkan kecemburuan.

Tentang kemungkinan penerima dobel, Waluyo Dwi Basuki Kadis Sosial mengatakan, pihaknya selalu mengup-date data dengan berdasarkan masukan dari desa, sehingga penerima setiap program berbeda. Tidak ada orang yang menerima program dobel. Karena dalam data ada password seperti barcode sehingga langsung tercoret  dengan sendirinya.

Baca : Konvoi Kelulusan, 30 Siswa Terjaring di Wilayah Kerjo Karanganyar

Bantuan itu untuk menolong warga terdampak agar masih bisa eksis meski tidak bisa bekerja maksimal untuk kehidupannya. Sehingga data dari desa memang sangat vital untuk mengetahui betul tidaknya kondisi warga penerima.

Basuki juga mengatakan setelah selesai pembagian pertama akan dievaluasi untuk melihat kebenaran data penerima apakah benar atau tidak dengan kenyataannya sehingga itu akan digunakan untuk perbaikan data pada penyerahan berikutnya.

Baca : Iuran dari Uang Saku, Siswa SMKN Jenawi Karanganyar Bagi Sembako Sekaligus Rayakan Kelulusan

Sementara itu dari data perkembangan korona di Karanganyar, ada satu tambahan eks Gowa yang ternyata positif korona, meski beberapa sudah ada yang sembuh. Pemerintah memang berusaha agar dampak korona ini semakin sedikit. Bahkan kini secara bertahap mulai dilonggarkan untuk memberi kesempatan warga berusaha. Misalnya penutupan jalan utama Lawu sudah diundur mulai jam 19.00, dan mungkin nanti jam 21.00 WIB agar ekonomi warga mulai menggeliat.

‘’Saya berharap tidak sampai selesai Ramadhan ini covit sudah pergi dari Karanganyar,’’ kata bupati.(Joko DH)

Baca : 51.929 KK di Klaten Terima BST, Warga Mampu Terancam Dicoret

2 KOMENTAR

Tinggalkan Pesan