kasus-corona
FOTO ILUSTRASI

KARANGANYAR,newsreal.id – Meski sudah banyak yang sembuh dan kran mulai sedikit terbuka sehingga ekonomi mulai menggeliat, namun penderita positif Covid-19 di Karanganyar malah bertambah. Satu di antaranya adalah dokter tenaga medis korona di rumah sakit umum daerah di Kota Solo. Dokter ahli bedah yang tinggal di Karanganyar itu positif korona.

Kini meski dokter bedah tersebut sudah dikarantina di rumah sakit setempat meski secara umum  kondisi dokter tersebut masih cukup kuat. Namun kompleks perumahan dokter tersebut sudah ditutup dari tamu luar. Tidak boleh ada tamu luar yang diperbolehkan masuk kendati keluarga.

Selain itu sopir dan penjaga rumah yang menunggu rumah dokter jika pergi sudah diisolasi, meski setelah dirapid test ternyata negatif hasilnya. Namun karena dia dinilai pembawa sifat yang bisa menulari Covid-19 ke orang lain, dia dikarantina. Termasuk anggota keluarganya dirapid test dan negatif.

Baca : Kadiv Humas: Sertijab Di Mabes Polri Yang Dihadiri Mantan Kapolda Bengkulu Standar Protokol Kesehatan

Penelusuran newsreal.id pada Kades Jati Haryanta, Selasa, dia membenarkan kabar tersebut. Dia mengatakan dokter itu asli warga Jakarta dan tinggal di rumah di kompleks perumahan di Karanganyar.

Setiap kali selesai tugas di rumah sakit dia pulang ke rumahnya di Karanganyar. Dan setiap hari rumah dokter itu dijaga seorang penjaga rumah. Sehingga kini semua yang dekat dengan dokter itu sudah dikarantnina.

Ada dugaan dokter itu terkena Covid-19 karena bersinggungan dengan tugasnya sebagai dokter yang menangani pasien korona, namun juga bisa jadi saat di Jakarta. Sebagai dokter warga Jakarta setiap saat dia memang pulang ke Jakarta.

Baca : Nojorono Upayakan Pencegahan Penyebaran Covid-19 ke Sejumlah Pasar Tradisional

Sementara Bupati Juliyatmono mengatakan, memang klaster yang rawan covid di Karanganyar adalah dari petugas medis dan klaster Gowa. Untuk dokter RSUD Dr Moewardi Surakarta yang dari Jaten kini sudah sembuh dan pulang ke rumahnya meski tetap disarankan untuk karantina.

Saat ini masih ada dua perawat suami istri yang positif covid dan masih dikarantina di rumah sakit swasta di Solo, dan kondisinya semakin baik. Dan ada tujuh anggota eks cluster Gowa yang masih menjalani karantina di rumah sakit swasta di Solo dan sudah membaik.

‘’Sebetulnya secara umum sudah bagus dan sembuh tinggal menunggu hasil swab terakhir, meski ternyata masih ada yang positif tersebut. Mudah-mudahan setelah Ramadhan sudah semuanya sembuh dan kita segera berbenah untuk memperbaiki ekonomi,’’ kata Bupati.(Joko DH)

Baca : Kedua Kalinya, Satgas Pangan, Disperindag dan IGN Isi Kelangkaan Gula di Solo

Tinggalkan Pesan