sekda-sukoharjo
MEMBERI SALAM : Bupati Wonogiri Joko 'Jekek' Sutopo memberi salam kepada Sekda Kabupaten Wonogiri Haryono usai dilantik di Graha Personalia Pemkab Wonogiri, Kamis (14/5). (newsreal.id/Khalid Yogi)

WONOGIRI,newsreal.id – Haryono kini menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Wonogiri. Jabatan tersebut sempat kosong sejak Desember 2019 lalu. Sebelumnya hanya diampu oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekda, Teguh Setiyono.

Selain itu, FX Pranata yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (DPU) kini dilantik menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Wonogiri.

Adapun Antonius Purnama Adi yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Pengadaan Barang dan Jasa kini dilantik menjadi kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD).

Pelantikan pejabat dihadiri oleh Asisten Sekda Provinsi Jateng Sarwa Pramana, Bupati Wonogiri Joko ‘Jekek’ Sutopo, Wakil Bupati Wonogiri Edy Santosa dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Wonogiri.

Bupati mengatakan, wabah virus corona (Covid-19) melanda dunia. Oleh karenanya, dia berpesan kepada para pejabat untuk memberikan kontribusi besar dalam penanganan wabah tersebut.

Perubahan struktur anggaran pengelolaan keuangan daerah sangat perlu diperhatikan agar dapat digunakan untuk penanganan masalah kesehatan dan kemiskinan yang muncul akibat Covid-19.

“Anggaran tersebut harus dilaksanakan sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku supaya tidak muncul masalah di kemudian hari,” pintanya.

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Suharno yang sebelumnya menjabat sebagai Sekda Wonogiri.

Menurutnya, Suharno yang kini menjabat sebagai Staf Ahli Bupati tersebut banyak memberikan sumbang saran dan pemikiran.

“Selama empat tahun sejak awal menjabat saya didampingi. Pak Harno sangat berpengalaman dan selalu mengingatkan saya untuk berhati-hati,” ujarnya.

Di sisi lain, masih ada jabatan eselon II yang kosong. Yakni jabatan kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang baru saja ditinggalkan Haryono karena menjadi Sekda.

Selain itu, jabatan kepala Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) juga akan kosong tahun ini karena pensiun.

Pengisian jabatan harus ada izin tertulis dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Adapun jabatan kepala BKD untuk sementara diampu oleh Plt.

“Mungkin dijabat oleh Asisten Sekda atau yang lain. Kalau Sekda kan tugasnya sudah berat. Di masa Covid-19 ini semestinya pergantian ditunda dulu,” katanya. (Khalid Yogi)

Tinggalkan Pesan