pesawat-pengangkut-haji-rusak
FOTO ILUSTRASI

KARANGANYAR, newsreal.id – Calon jamaah haji asal Karanganyar yang akan berangkat ke Tanah Suci pada tahun ini diminta tetap menjalankan manasik haji, meskipun pandemi Covid-19 belum berlalu.

Manasik haji bisa dilakukan secara online, melalui video yang ada pada kanal Youtube milik Kementerian Agama (Kemenag).

Hingga saat ini, belum ada informasi dari pemerintah pusat terkait pelaksanaan ibadan haji, apakah tetap dilaksanakan atau batal karena pandemi Covid-19. Pemerintah pusat masih menunggu informasi lanjutan dari pemerintah Arab Saudi terkait kebijakan yang ditempuh dalam pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

Kepala Kantor Kemenag Karanganyar Wiharso menjelaskan, seluruh proses untuk persiapan pelaksanaan ibadah haji sudah dilaksanakan, sembari menunggu turunnya keputusan terkait pelaksanaannya.

“Seluruh proses sudah dilalui. Pembentukan Tim Pemantau Haji Daerah (TPHD) sudah dilakukan, petugas haji sudah siap. Paspor calon jamaah sudah dikumpulkan, untuk keperluan pembuatan visa di Kanwil Kemenag Jateng,” jelasnya, Jumat (15/5).

Pelunasan Ongkos Naik Haji (ONH) tahap dua juga sedang berlangsung, sampai 20 Mei nanti. Hingga Jumat (15/5), sudah ada 839 orang yang sudah melunasi ONH. Total calon jamaah asal Karanganyar pada tahun ini sebanyak 876 orang.

Calon jamaah yang akan berangkat tahun ini adalah mereka yang mendaftar pada akhir 2011. Artinya, mereka sudah menunggu 8 hingga 9 tahun, untuk bisa menjalankan rukun Islam kelima.

Dikatakannya, secara umum, calon jamaah asal Bumi Intanpari sudah siap menjalani rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Mereka sudah mengikuti manasik secara mandiri, melalui berbagai Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).

“Kemenag juga menyiapkan bimbingan manasik secara online. Link video-nya sudah kami share ke calon jamaah. Kami tetap memotivasi mereka mengikuti manasik secara online, untuk mengingatkan tahapan-tahapan ibadah yang akan dilalui, meskipun mereka sudah mengikuti manasik di KBIH. Agar persiapannya lebih matang,” tuturnya.

Wiharso mengatakan, beberapa calon jamaah sudah ada yang bertanya tentang kepastian pelaksanaan haji tahun ini. Sebab, pandemi Covid-19 belum ada kepastian kapan berakhir.

“Ya kami jawab, bahwa seluruh persiapan sudah dilakukan. Namun untuk kepastiannya, menunggu info lebih lanjut dari pemerintah. Yang jelas, kami tetap memotivasi mereka agar tetap melakukan manasik, meskipun dari rumah. Untuk persiapan fisik dan mental. Sebab, ibadah haji tidak hanya menyiapkan fisik saja, tapi juga menyiapkan mental,” katanya. (Irfan Salafudin)

Tinggalkan Pesan