pgs-solo2
FOTO DOK

*Manfaatkan Kelonggaran, Roda Ekonomi PGS Diputar

SOLO,suaramerdekaslo.com -Mesin ekonomi PGS (Pusat Grosir Solo) mulai dipanasi, setelah hampir dua bulan “dingin” akibat pandemi corona dan kebijakan pemerintah.

PGS tancap gas agar roda ekonomi para tenant/pedagang di pusat grosir itu berputar sehingga pendapatan bisa maksimal. Sebagai daya dukung, pameran digeber agar pengunjung atau pembeli banyak yang datang dan berbelanja.

Meski mulai tancap gas dengan menggeber pameran, namun PGS tetap mematuhi anjuran pemerintah dengan menerapkan social distancing dan physical distancing diantara para pedagang dalam pameran.

Pembeli yang datang juga dicek suhu tubuhnya dan disemprot dengan cairan disinfektan serta diminta cuci tangan sebelum masuk.

“Kami memanfaatkan kelonggaran kebijakan pemerintah untuk memutar roda ekonomi PGS agar nafas para pedagang bisa panjang, setelah hampir dua bulan dihantam corona. Menjelang Lebaran permintaan baju baru biasanya relatif tinggi,” kata Aditya Rifki, Asisten Manajer Marketing Communications PGS di sela pembukaan pameran, Sabtu (16/5).

Lebih lanjut Rifki mengatakan, dalam program Belanja PUAS dari 16 hingga 23 Mei itu, para pembeli dijamin untung, aman, dan senang.

Selain bisa memilih berbagai busana untuk kebutuhan Lebaran, para pengunjung yang berbelanja untuk nominal paling sedikit Rp 200.000 akan mendapatkan diskon voucer untuk belanja yang kedua.

pgs-solo1
BELANJA PUAS : Seorang pedagang tengah menata busana di pusat grosir Solo, Sabtu (16/5). (suaramerdekaslo.com/Vladimir La

“Pameran setiap menjelang Lebaran adalah event rutin PGS dalam memenuhi kebutuhan busana Lebaran masyarakat. Tahun ini tetap kami gelar dengan tetap mematuhi protokol yang dianjurkan pemerintah,” pungkas dia.(Vladimir Langgeng)

Tinggalkan Pesan