mutasi-pejabat
FOTO ILUSTRASI

KARANGANYAR,newsreal.id – Sebanyak 33 pejabat eselon III di Karanganyar mendaftar ke panitia seleksi (pansel) untuk menjadi kepala dinas di lingkungan Pemkab Karanganyar.

Sebagaimana diketahui ada 9 jbatan eselon II B di Karanganyar setingkat Kadinas yang saat ini kosong karena pejabatnya pensiun. Untuk mengisinya harus lewat seleksi dengan peserta pejabat eselon di bawahnya.

Ka Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Suprapto yang juga salah satu anggota panitia seleksi. Selasa mengatakan, seleksi dibuka untuk seluruh pejabat eselon IIIA dan IIIB yang memenuhi syarat 56 tahun pada 1 Juni 2020..

Dari sekian banyak pendaftar, peserta yang memenuhi syarat adalah beberapa camat, sekretaris dinas yang eselonnya sudah masuk IIIA, sehingga sangat mungkin mereka yang akan mengisi pos yang kosong.

Antara lain, Kadis Perizinan dan Pelayanan Satu Atap, Kadis Perhubungan, Kasatpol PP, Kadis Perpustakaan dan Arsip Daerah, Kadis Lingkungan Hidup, Kadis Perdagangan dan Nakertrans, Ka Badan Kesbangpol, Sekwan. Kadis Pekerjaan Umum belum diisi.

Menurut Suprapto, setelah proses pendaftaran selesai mereka akan melakukan pra assesment pada 4 Juni dan selanjutnya mengikuti assesment atau fit and prpper test pada 5 dan 6 Juni di depan Pansel yang terdiri dari beberapa akademisi UNS antara lain Tuhana SH MSi yang juga sebagai ketua pansel, DR Ari Sujito SH, Sekda Sutarno, mantan Sekda Samsi selaku wakil masyarakat, dan Suprapto.

Tuhana mengatkan, setiap posisi kadinas yang kosong akan diisi tiga calon dengan peringkat teratas dari hasil assesment sehingga ada 24 calon untuk delapan dinas. Calon selanjutnya akan diajukan pada Bupati untuk dipilih dan selanjutnya dimintakan persetujuan ke Gubernur.

‘’Kami dari Pansel tetap akan memberikan hasil terbaik sesuai assesment, sehingga kami tetap profesional. Namun harus diingat tiga teratas itu tetap diajukan, dan siapa yang dipilih dari tiga itu semuanya tergantung Bupati sebagai pihak yang memakai jasa dari ka dinas tersebut,’’ kata Tuhana.

Suprapto menambahkan, tiga nama itu tidak bisa merangkap, misalnya satu nama ada di posisi calon dinas A dan B meski beda rangking. Jadi setiap dinas dipastikan memiliki tiga calon berbeda yang nanti akan dipilih bupati. Yang jelas tiga nama itu yang terbaik dari hasil assesment.

Tentang kenapa dinas Pekerjaan Umum tidak sekalian disertapakan dalam Pansel ini, dia mengatakan, di kesempatan yang lain bisa saja akan dilakukan pansel khusus untuk jabatan tersebut. Itu tidak masalah.

Selain dinas, jabatan kabag juga banyak kosong, antara lain kabag perekonomian, kabag pemerintahan umum, serta beberapa camat yang kosong. (Joko DH)

Tinggalkan Pesan