rektor-uns
PEMBEKALAN : Rektor UNS saat memberikan pembekalan pada 530 mahasiswa UNS yang mengikuti KKN Covid 19 tahap 3, Selasa (2/6). (newsreal.id/dok)

SOLO,newsreal.id – Sebanyak 744 mahasiswa dan 34 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Covid-19 Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta tahap III dilepas secara daring oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

 Kepala Unit Pelaksana (UP) KKN LPPM UNS, Prof Dr Ir Sudibya mengemukan KKN Covid-19 tahap ketiga ini tersebar di 17 provinsi di Indonesia dengan wilayah pelaksanaan terbanyak ada di Provinsi Jawa Tengah yaitu sebanyak 530 mahasiswa. 

Rektor UNS Prof Dr Jamal Wiwoho mengemukakan dalam KKN tersebut mengemukakan jika kekuatan sinergi antara kampus, pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan kesadaran kolektif masyarakat untuk bersama-sama keluar dari krisis pandemi.

Gerakan “Jogo Tonggo” adalah salah satu program yang digencarkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Merespons hal tersebut UNS juga menginisiasi adanya gerakan Siskamling Korona untuk memantik kesadaran kemanusiaan khususnya di Jawa Tengah

Baca : Pemberangkatan Calhaj Dibatalkan Pemerintah, 880 Calon Jamaah Haji Karanganyar “Menangis”

Kedua gerakan itu memiliki kesamaan konsep, yakni sama-sama berangkat dari pemikiran membangun solidaritas dengan basis penghormatan pada nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial. Banyaknya mahasiswa yang akan melakukan KKN di Jawa Tengah menjadi kesempatan baik untuk bisa mengenalkan gerakan tersebut secara masif kepada masyarakat.

“Kampus dan Pemerintah Daerah rasanya memiliki misi dan kepentingan yang sama dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini, yakni ingin secepatnya menemukan solusi terbaiknya untuk keluar dari bencana. Sangat tidak mungkin kita bisa menghadapi Covid-19 dengan cara parsial. Oleh karena itu kerjasama keduanya diperlukan sebagai amunisi ampuh untuk mengajak  masyarakat keluar dari kepanikan dan egoisme,” tutur Rektor. 

Baca : Percepatan Penanganan Covid-19, Pemkab Sragen Refocusing Anggaran Rp 190 M

Dituturkan, KKN UNS Peduli Covid yang sudah dijalankan para mahasiswa pada Tahap 1 dan 2 tidak hanya bertugas memberikan edukasi cara-cara mengenali, penangan dan pencegahan Covid-19 saja, melainkan juga turut serta menggerakan kegiatan sosial, pendidikan, keamanan dan ketahanan pangan, bahkan mempunyai misi untuk memastikan Paket Bantuan Sosial dan Paket Pengetahuan Belajar Matematika melalui Guru/Dosen tepat sasaran dan tepat guna.

Respons Positif

 Rektor juga mengingatkan , metode yang digunakan selama pelaksanaan KKN Covid-19 tetap memperhatikan protokol kesehatan, tidak berkelompok dan melaksanakan kegiatan dari rumah saja.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo merespons positif tentang kegiatan KKN Covid-19 yang dilaksanakan oleh UNS. Menurut Gubernur Jawa Tengah ini, aktivitas pendidikan di UNS tidak pernah berhenti selalu berinovasi dan selalu berkreasi.

Baca : Pengalaman Lebaran di Rumah Selama Masa Lockdown di Turki

Kegiatan semacam inilah yang diharapkan bisa tumbuh di kondisi saat ini yaitu pemikiran yang inovatif dan kreatif.Pada kesempatan tersebut Ganjar Pranowo juga berpesan bahwa KKN ini menjadi ajang bagi mahasiswa untuk menguji kapastitas diri, rasa kepeduliaan, dan kemanusiaan.(*)

Tinggalkan Pesan