bupati-wonogiri
FOTO DIRI/ Bupati Wonogiri Joko 'Jekek' Sutopo. (newsreal.id/Khalid Yogi)

WONOGIRI,newsreal.id – Kabupaten Wonogiri pekan lalu sempat meraih status Zero Covid-19 atau tidak ada lagi pasien positif Covid-19 Namun, awal pekan ini ternyata muncul lagi pasien baru yang dinyatakan positif Covid-19.

Bupati Wonogiri Joko ‘Jekek’ Sutopo mengungkapkan, ada dua orang yang baru saja dinyatakan positif Covid-19. “Tadi malam (1/6) ada dua orang yang hasil tes Swab-nya menyatakan positif Covid-19,” katanya, Selasa (2/6).
Kedua orang itu pria berinisial S (47) dari Kecamatan Giritontro dan pria berinisial D (25) dari Kecamatan Purwantoro. Kedua orang tersebut langsung diisolasi secara mandiri di rumah masing-masing.

Orang yang positif Covid-19 dari Kecamatan Giritontro itu sebelumnya merupakan Anak Buah Kapal (ABK) yang merantau ke Jakarta. Dia sempat menjalani dua kali rapid test di rumah sakit Pelni Jakarta dan dinyatakan reaktif tanggal 19 Mei lalu.

Namun, tidak ada langkah isolasi dari rumah sakit di tempat dia merantau. Sehingga pria tersebut justru pulang kampung ke Giritontro tanggal 25 Mei lalu. “Begitu dapat informasi itu, kami langsung melakukan langkah antisipasi dengan isolasi mandiri dan melaksanakan tes Swab. Hasilnya, tadi malam dinyatakan positif,” terangnya.

Baca : Viral Kades Cabut Hak Kependudukan Warga dan Bansos, Bagaimana Ceritanya

Adapun orang yang positif Covid-19 dari Kecamatan Purwantoro sebelumnya pernah di pondok pesantren Al Falah Temboro, Jawa Timur. Aktivitas terakhirnya mengikuti kegiatan keagamaan ke Blora sekitar sebulan lalu. “Begitu hasil tes Swab-nya keluar, langsung isolasi mandiri. Kalau ada perkembangan yang membutuhkan penanganan khusus, akan kami rujuk ke rumah sakit lini dua (RSUD Soediran Mangun Sumarso Wonogiri),” imbuhnya.

Sementara itu, sejumlah santri lain asal Wonogiri yang pernah di pondok pesantren tersebut juga menjalani rapid test. Namun tidak ada yang menunjukkan hasil reaktif.
Untuk saat ini, kedua orang yang positif Covid-19 itu dalam kondisi baik. Pihaknya optimistis mereka akan segera sembuh.

Di sisi lain, Pemkab Wonogiri sempat mengadakan rapid test secara massal di sejumlah tempat keramaian, pekan lalu. “Data awal yang saya terima, tidak ada yang reaktif. Semua non-reaktif,” ujarnya. (Khalid Yogi)

Baca : Pemberangkatan Calhaj Dibatalkan Pemerintah, 880 Calon Jamaah Haji Karanganyar “Menangis”

Tinggalkan Pesan