informasi-haji-2019
FOTO ILUSTRASI

KARANGANYAR,newsreal.id – Niat melakukan ibadah dengan berhaji tahun ini harus tertunda, sehingga jamaah Karanganyar yang tahun ini naik lebih dari 300-an menjadi 880 jamaah “menangis” karena secara resmi pemerintah mengumumkan haji tahun ini tidak diberangkatkan sebab Covid-19.

‘’Kita masih akan berkoordinasi karena saat ini sedang berlangsung vaksinasi meningitis bagi jamaah di tiap kecamatan. Karena ditunda akan dibahas pula apakah lanjut atau ikut ditunda. Namun vaksin itu berlaku dua tahun sehingga meski terus juga masih berlaku,’’ kata Sunarno Kasi Haji Kemenag Karanganyar, Selasa (2/6).

Akan dibahas juga tentang persyaratan tambahan surat bebas covid itu apakah pemeriksaan gratis ditanggung pemerintah atau bayar sendiri. Selama ini yang bayar sendiri vaksinasi influensa yang hanya disarankan saja kepada jamaah. Bisa jadi karena program pemerintah maka gratis.

Baca : Viral Kades Cabut Hak Kependudukan Warga dan Bansos, Bagaimana Ceritanya

Akan dibahas pula kemungkinan penarikan BPH (Biaya Perjalanan Haji) jika ada di antara jamaah yang menarik uang yang sudah disetor. Hanya saja jika menarik BPH berarti menark porsi haji sehingga jika mendaftar lagi harus dari awal.

Jika tidak ditarik maka nomor porsinya tetap dan BPH-nya akan disimpan Kemenag untuk musim haji berikutnya dan nomor porsinya tetap untuk digunakan pada musim haji mendatang. Bahkan bisa jadi nomor kloternya tetap yakni nomor 44, 45 dan 46 kloter II untuk jamaah Karanganyar yang akan berangkat tanggal belasan Juli 2020.

Baca : Hima PGSD Unisri Bantu Warga Terdampak Covid-19

‘’Namun Kemenag tidak memaksa jika tetap BPH-nya akan diambil maka diperbolehkan misalnya karena ada keperluan lain yang mendesak. Jika tidak, maka saat tahun mendatang berangkat haji, jamaah tinggal melapor ke bank dengan nomor porsinya, yang akan diperhitungkan menambah atau malah sisa tergantung ONH nanti.

Narno yakin karena sudah diniatkan dari awal, maka jamaah tidak akan menarik dananya kembali meski harus tertunda keberangkatannya. Kini Kemenag akan melakukan koordinasi untuk pengembalian paspor yang memang sebagian sudah diproses. Termasuk yang milik pribadi paspor lima tahunan mungkin akan dipergunakan.

Sedangkan bagi jamaah yang meninggal maka akan diproses penggantinya yang akan berangkat haji. Sehingga tinggal mengganti nama saja namun nomor porsi dan lainnya tetap sama tidak masalah. Termasuk jika mereka ahli warisnya menarik dananya.(Joko DH)

Baca : Didi Kempot Lebih Suka Disebut Musisi Dangdut Jawa

Tinggalkan Pesan