petugas-pemungut-retribusi-wonogiri
MENGENAKAN APD : Petugas pemungut retribusi Pasar Bung Karno Baturetno, Kabupaten Wonogiri mengenakan alat pelindung diri (APD) saat menjalankan aktiivtasnya, kemarin. (suaramerdejasolo.com/Khalid Yogi)

WONOGIRI,newsreal.id – Pasar Bung Karno di Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Sejumlah fasilitas pencegahan penyakit virus corona (Covid-19) disediakan di pasar tersebut. Selain itu, para pedagang dan pengunjung diwajibkan mengenakan masker.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop & UKM) Kabupaten Wonogiri Wahyu Widayati mengatakan, protokol kesehatan diterapkan dengan baik di pasar itu.

“Di setiap pintu ada tempat cuci tangan hasil inovasi Balai Latihan Kerja (BLK) Wonogiri,” terangnya.

Petugas menggunakan alat pemindai suhu tubuh (thermo gun) kepada setiap pengunjung yang melalui pintu masuk.

“Jadi, pengunjung begitu masuk langsung dicek pakai thermo gun, setelah itu diarahkan untuk cuci tangan,” ujarnya.

Secara berkala lima hari sekali pengelola pasar melakukan penyemprotan desinfektan. Kendaraan disemprot dengan desinfektan. Adapun obatnya merupakan sumbangan dari warga pasar dan paguyuban pedagang pasar.

“Paguyuban sangat aktif bersama-sama melindungi pasar,” imbuhnya.

Sosialisasi mengenai Covid-19 melalui media audio dilakukan secara masif di dalam pasar.

“Kami selalu memberi pemahaman, bahwa pandemi ini tidak main-main. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kalau sampai ada satu saja yang positif, pasar bisa tutup,” terangnya.

Di sisi lain, petugas pemungut retribusi dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD), yakni baju lengan panjang, masker, face shield (pelindung muka), dan sarung tangan.

Oleh karena itu, Pasar Bung Karno Baturetno dijagokan Kabupaten Wonogiri untuk mengikuti lomba inovasi daerah tingkat nasional.

Pasar tersebut dilengkapi fasilitas memadai. “Pasarnya bersih dan tertata rapi. Pedagang sudah dibagi menjadi beberapa zona, pakaian, sayuran, daging, buah, ikan, sehingga relatif tertata,” katanya.

Selain itu dilengkapi dengan pos kesehatan, ruang laktasi, petugas parkir dan Satpam. Lalu lintas kendaraan diatur alurnya, supaya lebih rapi. (Khalid Yogi)

Tinggalkan Pesan