ilustrasi-blt
FOTO/merdeka.com

KLATEN,newsreal.id – Pemerintah Kabupaten Klaten menganggarkan Rp 210 miliar untuk pencegahan dan penanganan dampak Covid-19 di Kabupaten Klaten.

Dengan dana tersebut, diharapkan pencegahan dan penanganan dampak Covid-19 dapat dilakukan dengan maksimal.

Hal itu ditegaskan Bupati Klaten Sri Mulyani di sela-sela penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Desa Kayumas, Kecamatan Jatinom, Klaten, Sabtu, 13 Juni 2020. Alokasi dana tersebut dilakukan setelah beberapa kali melakukan pengeseran anggaran.

”Adanya alokasi anggaran Rp 210 miliar itu dilakukan dengan menunda beberapa pembangunan fisik. Diharapkan tahun depan pembangunan fisik dapat dilanjutkan,” kata dia.

Setelah pemerintah baik pusat, provinsi Jawa Tengah dan Pemkab Klaten beruoaya keras melakukan pencegahan penularan dan penaganan Covid-19 termasuk pemberian bantuan sosial, maaa diharapkan warga disiplin menerapkan protokol kesehatan sehingga Klaten bisa segera keluar dari zona merah dan menerapkan new normal.

Dia menambahkqn. total ada 29 pasien positif Covid-19 di Klaten, 17 orang berhasil sembuh dan 12 orang masih dirawat. Kondisi itu membuat aktiditas warga masih terbatas, termasuk belum diperbolehkan menggelar pesta penikahan dan kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Agar bisa segera memasuki masa new normal, syaratnya warga harus mentaati protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak dan melaksanakan kebiasaan cuci tangan pakai sabun yang mengalir.

Dia berharap seluruh masyarakat mendukung upaya keluar dari zona merah.

anggaran-covid-19-klaten
FOTO/DOK

Dalam kesempatan itu. Bupati dengan didampingi sejumlah pejabat melakukan penyerahan BLT DD di enam desa di Kecamatan Jatinom, yakni di Desa Beteng 169 KK, Bandungan 111 KK, Kayumas 140 KK, Glagah 219 KK, Cawan 171 KK, dan Desa Bonyokan 148 KK. (Merawati Sunantri)

(red)

Tinggalkan Pesan