kampanye-new-normal-klaten

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Bupati Sri Mulyani, Sekda Jaka Sawaldi dan sejumlah pejabat menyaksikan pemotongan hewan kurban di musala Al Munawaroh komplek Setda Klaten, Minggu (2/8/2020). Seekor sapi yang dipotong merupakan bantuan dari Pemkab Klaten.

Tahun ini, Pemkab Klaten berkurban 19 ekor sapi dan 27 kambing. Hewan kurban dihimpun dari para pejabat dan ASN di lingkungan Pemkab Klaten. Semuanya sudah diserahkan kepada panitia kurban di sejumlah masjid, desa sampai dapur umum TNI/Polri dan relawan.

”Alhamdulillah, pemotongan hewan kurban berjalan lancar, dagingnya segera didistribusikan kepada yang berhak. Kurban adalah ibadah yang menunjukkan ketaqwaan kepada Allah SWT dan kepeduiian pada sesama,” kata Bupati Sri Mulyani.

Usai pemotongan hewan kurban di Musala Al Munawaroh komplek Pemkab Klaten, dilanjutkan bersepeda bersama Sekda Jaka Sawaldi dan sejumlah pejabat berkeliling kota Klaten.

”Bersepeda adalah olahraga yang menyehatkan, bisa meningkatkan imunitas. Namun kita tetap harus menerapkan protokol kesehatan dengan bermasker, jaga jarak, tidak berkerumun dan cuci tangan,” kata Sri Mulyani.

Kegiatan itu sekaligus kampanye untuk mengajak masyarakat untuk menerapkan adaptasi kebiasaan baru. Hal itu penting dilakukan karena kasus Covid-19 masih terus terjadi di Klaten. Untuk mencegah penularan, perlu disiplin masyarakat menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

Wabah Covid-19 memang telah berdampak pada ekonomi masyarakat, namun hal itu tak menyurutkan semangat masyarakat untuk melaksanakan ibadah kurban. Salah satunya di Masjid Sunan Kalijaga Perumda Belang Wetan, Klaten Utara. Jumlah warga yang berkurban justru meningkat.

‘’Tahun lalu, panitia memotong 7 sapi dan 10 kambing, tahun ini menjadi 8 sapi dan 8 kambing. Dagingnya dibagikan ke sejumlah kecamatan seperti Kemalang, Trucuk, Karangdowo, dan Karanganom. Selain dibagikan ke warga sekitar, ada 16 proposal yang masuk. Biasanya, ada yang langsung diberi satu kambing untuk disembelih sendiri,’’ ujar Busroni salah satu jamaah masjid.(Merawati Sunantri)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan