wonogiri-terima-penghargaan-menristek
MENERIMA PENGHARGAAN : Sekda Wonogiri Haryono menerima penghargaan dari Menristekdikti Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro di Auditorium BJ Habibie Jakarta, Selasa (10/11/2020). (newsreal.id/dok)

WONOGIRI,sms.com – Pemkab Wonogiri berhasil menyabet juara I Anugerah Pemerintah Daerah Inovatif tahun 2020 dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Selasa (10/11/2020). Wonogiri memperoleh skor tertinggi Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) untuk kategori kabupaten se-Indonesia.

Anugerah diberikan oleh Presiden RI secara virtual melalui Menristekdikti Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro kepada Sekda Wonogiri Haryono mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Wonogiri Edy Santosa di Auditorium BJ Habibie Jakarta.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda & Litbang) Kabupaten Wonogiri Heru Utomo menerangkan, Pemkab Wonogiri sudah dua kali meraih juara Anugerah Pemerintah Daerah Inovatif. Pada 2019 lalu, kabupaten tersebut juga meraih juara I pada event yang sama.

Pemkab berhasil meraih juara karena mempunyai berbagai inovasi yang dikembangkan. Antara lain dalam tata kelola pendapatan dan belanja daerah melalui refokusing kegiatan belanja Organisasi-organisasi Pemerintah Daerah (OPD) yang kurang memberikan dampak bagi masyarakat. Selain itu berkat komitmen Bupati Wonogiri Joko Sutopo dalam menjalankan visi membangun Wonogiri yang berdaya saing.

Pihaknya juga berinovasi dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di bidang layanan, perizinan, administrasi kependudukan, kesehatan di RSUD maupun Puskesmas.

Meski demikian, masih ada pekerjaan rumah yang harus dituntaskan, yakni dimensi keuangan daerah, khususnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan dimensi stabilitas ekonomi. Di samping itu perlu memperhatikan masalah investasi dan rasio jumlah sarjana yang masih kecil dibanding dengan jumlah penduduk.

Anugerah tersebut diberikan sebagai apresiasi atas prestasi penguatan sistem inovasi daerah. Sehingga menghasilkan nilai tambah dalam bentuk komersial, ekonomi maupun sosial budaya. Hal itu berdampak pada peningkatan daya saing dan kesejahteraan masyarakat.

Adapun IDSD adalah ukuran yang menggambarkan kondisi dan kemampuan suatu daerah dalam mengoptimalkan pemanfaatan seluruh potensi. Skor IDSD tertinggi berarti daerah tersebut berhasil memanfaatkan segala potensi yang dimiliki secara optimal demi menciptakan daya saing dan kesejahteraan berkelanjutan. (ky)

Editor : Sarmun

Tinggalkan Pesan