pilwakot-solo
DEBAT TERBUKA : Pasangan calon Pilwakot Solo, Gibran Rakabuming-Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyono-FX Supardjo mengikuti debat terbuka sesi kedua di studi TA TV Solo, Kamis (3/12/2020). (newsreal.id/dok)

SOLO,sms.com – Dua pasangan calon (paslon) Pilwakot Solo sudah mengikuti debat terbuka sesi dua, di Stasiun TA TV, Kamis (3/12/2020). Baik paslon Gibran Rakabuming Raka – Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyono – FX Supardjo (Bajo) sudah menyampaikan visi misi dalam debat dengan mengambil tema, Memajukan Surakarta sebagai Kota Budaya yang Inovatif dalam Keberagaman melalui Kolaborasi dan Penguatan Civil Society.

Pada kesempatan itu Gibran-Teguh menyampaikan pendekatan budaya untuk melawan radikalisme. Sebab Kota Solo tidak boleh berdiri di atas puing dan artefak serta tidak boleh kehilangan harga diri. “Anak muda melanjutkan budaya, sekaligus merasa memiliki dan kecintaan terhadap budaya.

Baca : Jogo Tonggo Mencegah Covid-19

Adapun duet Bajo menyampaikan pandangannya tentang bagaimana menjaga aset budaya yang ada di Solo ini. “Bagaimana ke depan tetap mempertahankan keberadaan keraton, keroncong, wayang, ketoprak dan lain-lain,” kata Bagyo.

Pada bagian lain, Ketua KPU Surakarta Nurul Sutarti menyatakan, seluruh tahapan pilwakot berjalan lancar. KPU juga sudah mendistribusikan logistik pilwakot ke penyelenggara pemilu di tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kelurahan.

Data terbaru, ada 429.929 lembar surat suara terdiri atas 429.321 lembar surat suara untuk jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Kota Solo, ditambah 2.000 lembar surat suara untuk pemungutan ulang dan surat suara cadangan 2,5 persen untuk setiap tempat pemungutan suara (TPS). Termasuk fasilitas di TPS seperti alat perlindungan diri penyelenggara pemilu di wilayah. Khusus persiapan pencoblosan, KPU Kota Surakarta sudah mendistribusikan logistik Pilwakot. Tinggal nanti persiapan-persiapan di TPS dengan menjalankan prosedur protokol kesehatan.

“Kami jamin pencoblosan di TPS aman. Kami ikuti protokol kesehatan (prokes), sehingga para pemilih tak ragu lagi datang ke TPS,” katanya.

Baca : Peran Pemberdayaan Desa untuk Masyarakat Terdampak Pandemi Covid-19

Abstain

Ketua Bawaslu Kota Surakarta Budi Wahyono menambahkan, secara umum pelaksanaan tahapan Pilwakot Solo 2020 berjalan sesuai tahapannya.
Terkait pelanggaran selama tahapan kampanye relatif kecil. Selama jadwal kampanye Pilkada Solo dimulai sejak 26 September sampai 5 Desember 2020, ada ratusan alat peraga kampanye yang ditindak.

Terpisah Ketua DPD PKS Surakarta Abdul Ghofar Ismail dalam pers rilisnya menyatakan, sikap pemilih PKS dalam pilwakot kali ini memilih abstain. Sikap pemilih partai PKS ini berdasarkan hasil survei Litbang partai tersebut.
“Hasil survei memperlihatkan mayoritas pemilih PKS pada pileg 2019 memilih abstain pada pemilukada (Pilwakot) 2020,” tegs Ghofar. (bs)

Baca : Selamat Jalan Ki Seno ‘Narto Sabdo’ Nugroho Sang Pembaru Wayang

Editor : ristanto

Tinggalkan Pesan