pengamanan-pilwakot-solo
GELAR PASUKAN : Gelar pasukan tim gabungan TNI, Polri dari areal Stadion Manahan Solo bergeser menuju ke TPS yang tersebar di Kota Solo, Selasa (8/12). (newsreal.id/Ris)

SOLO, sms.com– Ada 8 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Solo masuk kategori rawan konflik. Dari 8 tersebut, empat di antaranya TPS para paslon nyoblos pada 9 Desember 2020.

Delapan titik TPS kategori rawan tersebut dikemukakan Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, Selasa (8/12/2020)

“Untuk itu, dalam pengamanan Pilkada, kami lakukan penebalan penjagaan di 8 TPS tersebut,” tegas Kapolresta.

Ade Safri tidak menyebutkan lokask empat TPS lainnya yang masuk kategori rawan. Meskipun begitu dia menyampaikan karateristik, TPS rawan diantaranya karena rawan COVID-19. Begitu juga, banyaknya pendukung paslon dan punya riwayat konflik dalam pilkada dulu.

Adapun pengamanan Pilkada, lanjut Perwira Menengah itu, akan melibatkan berbagai unsur baik dari TNI, Polri maupun satuan pendamping.

“Jadi pengamanan di TPS sebanyak 750 personil gabungan TNI dan Polri. Pengamanan dibagi, diantaranya di TPS dan tim mobile yang bertugas menjadi Tim Pengurai Kerumunan, “tandasnya.

Dia menegaskan agar anggotanya yang berjaga di TPS selalu mengawasi masyarakat. Khususnya, protokol kesehatan agar diperketat terutama 3 M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Awasi dan Ingatkan secara humanis agar tidak berkerumun dan mematuhi protokol kesehatan,” papar dia, usai apel pergerseran pasukan pengamanan dari Stadion Manahan menuju TPS.

Apabila ada kerumunan, diharapkan bisa menghubungi tim pengurai kerumunan (TPK) yang bertugas secara mobile.Pihaknya meminta agar semua petugas bisa mewujudkan Pilkada Solo yang aman sejuk, kondusif dan sehat.

“Kami tidak ingin ada klaster baru dalam pelaksanaan Pilkada di Kota Solo,” tegas Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak.

Dari 750 personel yang terlibat pengamanan TPS Pilkada Solo 2020, sejak Selasa (8/12) mulai digeser ke TPS yang tersebar di Kota Solo, Selasa (8/12/2020). (Ris)

Editor : Sarmun

Tinggalkan Pesan