Beranda uncategorized Penetapan Etik-Agus Tinggal Menunggu Waktu, Tidak Ada Gugatan di MK

Penetapan Etik-Agus Tinggal Menunggu Waktu, Tidak Ada Gugatan di MK

0
Penetapan Etik-Agus Tinggal Menunggu Waktu, Tidak Ada Gugatan di MK
ETIK-AGUS : Bakal calon bupati-wakil bupati Sukoharjo Etik Suryani-Agus Santosa mendaftar melalui DPC PDIP Sukoharjo untuk Pilkada 2020 mendatang. (Suaramerdekasolo.com/heru Susilo)

SUKOHARJO,suaramerdekasolo.com – Penetapan pemenang pilkada Sukoharjo 2020, untuk paslon Etik Suryani-Agus Santoso (EA) tinggal menunggu waktu. Sebab hingga batas waktu tiga hari untuk mengajukan gugatan terkait perselisihan hasil Pilkada habis, Sukoharjo aman dari gugatan.

Pasangan calon (paslon) 2 yang menjadi rival dalam Pilkada Sukoharjo tidak mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Artinya, KPU tinggal menunggu Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) dari MK untuk menetapkan paslon terpilih.

“Berdasarkan rekap Biro Hukum KPU RI, Sukoharjo tidak ada gugatan. Untuk Jawa Tengah, dari 21 kabupaten/kota yang menggelar Pilkada, hanya Kabupaten Rembang yang ada gugatan ke MK,” terang Ketua KPU Sukoharjo, Nuril Huda, Jumat (18/12/2020).

Baca : Partisipasi Pemilih Boyolali Lampui Target Nasional

Dijelaskan, pasca tidak adanya gugatan tersebut, untuk penetapan paslon terpilih tanpa permohonan perselisihan hasil pemilihan dilakukan paling lama lima hari setelah MK secara resmi memberitahukan permohonan yang teregistrasi dalam BRPK pada KPU.

Untuk itu, KPU Sukoharjo tinggal menunggu MK mengeluarkan BRPK tersebut sebelum menjadwalkan penetapan paslon terpilih.
Kemungkinan BRPK MK akan keluar antara 24-26 Desember mendatang. Pasalnya, masih ada provinsi yang baru akan menetapkan hasil penghitungan suara tanggal 20 Desember nanti. Jika ditambah tiga hari untuk tenggat waktu pendaftaran gugatan, yakni 23 Desember, BRPK kemungkinan keluar antara 24-26 Desember.

Baca : Ikuti Sang Bapak, Putra Jokowi Selangkah Lagi Jadi Wali Kota Solo

“Biasanya Mk menunggu semua daerah selesai dulu sebelum mengeluarkan BRPK. Nah, ada provinsi yang baru akan menetapkan hasil penghitungan suara 20 Desember, ya harus menunggu semua daerah selesai dulu,” ujarnya.

Untuk diketahui, hasil Pilkada Sukoharjo sesuai pleno KPU menempatkan pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Etik Suryani-Agus Santosa (EA) menjadi pemenang Pilkada dengan meraih 266.500 (53,34%). Sedangkan paslon nomor urut 2, Joko Santosa-Wiwaha Aji Santosa (Joswi) meraih 233.108 (46,66%). EA unggul dengan selisih 33.392 suara. (Heru Susilo)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan