operasi-lilin-candi-klaten
JAGA KAMTIBMAS : Kapolres Karanganyar AKBP Leganek Mawardi mengecek kesiapan sarana prasarana dan personel, dalam Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2020 di Mapolres Karanganyar, Senin (21/12/2020). (suaramerdekasolo.com/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR, suaramerdekasolo.com – Sejumlah titik menuju Kota Karanganyar akan disekat, untuk mengantisipasi pergerakan massa pada malam tahun baru. Selain itu, polisi akan langsung membubarkan jika menemukan adanya kerumunan masyarakat yang ingin melewatkan malam pergantian tahun.

Kapolres Karanganyar AKBP Leganek Mawardi menegaskan, tidak diperbolehkan adanya kerumunan maupun konvoi kendaraan untuk merayakan malam tahun baru.

“Jika ditemukan adanya konvoi ataupun kerumunan, akan kami bubarkan. Imbauan sudah disampaikan, dilarang berkerumun. Kalau ada, langsung dibubarkan dan kami minta pulang ke rumah masing-masing,” tegasnya, usai memimpin Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2020 di Mapolres Karanganyar, Senin (21/12/2020).

Baca : Wonogiri Jadi Kabupaten Terinovatif Punya 278 Inovasi

Pada masa pandemi Covid-19, masyarakat diharapkan lebih berempati dengan tidak berhura-hura merayakan tahun baru, namun lebih introspeksi diri dan melewatkan malam pergantian tahun di rumah saja.

“Untuk memastikan tidak ada kerumunan dan konvoi, nanti dilakukan penyekatan-penyekatan di beberapa titik. Seperti di empat lokasi exit tol, serta ke ruas jalan menuju kota. Termasuk di kawasan Alun-Alun Karanganyar, yang biasanya menjadi pusat kerumunan,” tuturnya.

Kawasan wisata juga akan dipantau intensif, agar tidak terjadi pergerakan massa dalam jumlah besar.

“Delapan pos pengamanan sudah disiapkan, untuk memantau situasi. Empat di exit tol, empat lainnya di area keramaian. Selain itu, ada dua tim urai, yang akan berpatroli untuk mengantisipasi kerumunan,” ujarnya.

Baca : Wayang Beber, Asalnya dari Kediri Berkembang Pesat di Solo

Sebanyak 172 personel polisi, plus 276 personel dari instansi samping, akan diterjunkan untuk pengamanan situasi selama pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2020 antara 21 Desember 2020 hingga 2 Januari 2021.

Terkait pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2020, Kapolres mengatakan, selain fokus pada potensi gangguan kamtibmas, petugas juga akan memberi perhatian pada pelanggaran protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

“Kami juga akan selipkan pelaksanaan Operasi Yustisi Penegakan Prokes Covid-19, di sela-sela pelaksanaan Operasi Lilin Candi,” imbuhnya.  (Irfan Salafudin)

Baca : Suka Duka Ujian Kelulusan Kuliah Masa Pandemi Covid-19

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan