Awas Kabut, Jarak Pandang Kawasan Selo Terbatas

kawasan-selo-boyolali
GELAP: Kondisi jalan di seputar Simpang Pakubuwono X, Kecamatan Selo gelap karena kabut tebal pada Rabu (6/1/2021) siang. (newsreal.id/Joko Murdowo)

BOYOLALI,newsreal.id – Para wisatawan ataupun pengguna jalan di kawasan lereng Merapi- Merbabu di wilayah Kecamatan Selo diminta waspada. Pasalnya, di musim penghujan saat ini, kawasan tersebut rawan berkabut.

Kabut biasanya terjadi sebelum maupun sesudah hujan. Jarak pandang pun menjadi sangat terbatas. Kondisi ini tentu membahyakan para pengguna jalan raya Solo- Selo- Borobudur, utamanya ruas Kecamatan Cepogo- Selo.

Seperti terjadi pada Rabu (6/1) siang. Kabut tebal menutup kawasan Kecamatan Selo dan Kecamatan Cepogo, termasuk di Simpang Pakubuwono X. Praktis jarak pandang jalan pun terbatas. Pengendara mmobil pun harus menyalakan lampu untuk melihat jalan yang dilalui.

Yulianto (54) pengunjung asal Boyolali Kota mengaku kaget dengan adanya kabut tebal tersebut. Dia sempat menunggu hingga 30 menit dengan harapan kabut menghilang. Namun karena kabut tak juga reda, dia pun nekat pulang dengan mobilnya.

“Lampu harus dinyalakan untuk menerangi jalan yang berkabut,” katanya.

Rahayu (51) warga Desa Samiran, Kecamatan Selo mengakui seringnya cuaca berkabut pada musim hujan. Kondisi ini pun cukup mengganggu pekerjaannya mengolah ladang. Bahkan jika kabut cukup tebal, dia pun memilih berdiam di rumah.

Senada, Kades Jrakah, Kecamatan Selo, Tumar mengakui, kabut bukan hal aneh bagi warga di kawasan lereng Merapi Merbabu. Namun, bagi pengunjung luar Selo, tentu sangat mengganggu. Selain pandangan terbatas, cuaca juga sangat dingin.

“Pengguna jalan harus waspada karena jarak pandang sangat terbtas. Belum lagi kondisi jalan yang berkelok dan disisi jalan terdapat jurang yang dalam.”  (Joko Murdowo)

Tinggalkan Pesan