pembangkit-listrik-tenaga-angin
MENCARI IKAN : Nelayan berangkat mencari ikan di Waduk Gajahmungkur, Kabupaten Wonogiri, beberapa waktu lalu. (newsreal.id/Khalid Yogi)

WONOGIRI,newsreal.id – Angin di atas Waduk Gajahmungkur, Kabupaten Wonogiri potensial untuk dimanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PTLB). Potensi PLTB di Wonogiri itu dapat dimaksimalkan saat air waduk menyusut atau ketika performa Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Wonogiri menurun.

Nadhiroh, dosen program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri mengatakan, potensi angin di Waduk Gajahmungkur pernah diteliti  mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UMS Surakarta,  Anang  Prasetyo. “Judul penelitiannya Perancangan PLTB Sumbu Vertical Tipe Savonius, pada tahun 2012,” katanya, Selasa (5/1).

Berdasarkan penelitian tersebut, hasil pengujian tegangan dan arus yang dihasilkan generator magnet permanen tergantung pada kecepatan angin. Untuk kincir empat bilah dapat menghasilkan 51 volt dan arus 0,25 mA pada 420 rpm. Kincir tiga bilah dapat menghasilkan 40 volt dan arus 0,20 mA pada 337 rpm.

Semakin kecang kecepatan angin maka tegangan dan arus yang dihasilkan generator semakin besar. Dia melihat hasil penelitian itu belum terpublikasikan secara luas dan belum ditindaklanjuti agar lebih maksimal pemanfaatan potensi angin di Wonogiri.

Dosen STAIMAS Wonogiri itu kemudian melakukan penelitian yang berjudul Analisis Pemberitaan Potensi Angin di Media Online untuk Merealisasikan PLTB di Kabupaten Wonogiri. Penelitiannya dimuat di Jurnal Lisyabab STAIMAS Wonogiri, akhir Desember 2020.

Berdasarkan hasil kajiannya, berita-berita yang keluar di media online itu sebagian besar bernada dampak negatif seperti bencana angin. Jika pun ada yang positif masih minim dan sebagian bersifat hiburan, seperti berita festival layang-layang.

“Kami melihat potensi angin Wonogiri besar. Sayang sekali kalau hanya dimanfaatkan untuk layang-layang. Bisa untuk yang lebih bermanfaat seperti pembangkit listrik. Tapi, karena saya tidak berkompeten melakukan kajian kecepatan angin dan potensi energi, maka saya mencari apa yang bisa diteliti dan bisa bermanfaat,” ujarnya.

Menurutnya, angin juga memiliki potensi atau dampak positif yang besar. “Seperti dalam Al Quran Surat Ar Rum ayat 46 yang artinya, dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya adalah bahwa Dia mengirimkan angin sebagai pembawa berita gembira dan agar kamu merasakan sebagian dari rahmat-Nya dan agar kapal dapat berlayar dengan perintah-Nya dan (juga) agar kami dapat mencari dari sebagian karunia-Nya dan agar kamu bersyukur,” katanya.

Ketua STAIMAS Wonogiri, Tri Gunawan Hadi mengatakan, perlu penelitian lebih lanjut tentang batasan kecepatan angin yang diperlukan untuk menggerakkan PLTB. “Tentunya ini langkah besar kalau bisa terealisasi di Wonogiri,” katanya. (Khalid Yogi)

Tinggalkan Pesan