Polda Jateng Gelar Operasi Yustisi dan Operasi Aman Nusa

pengamanan abu bakar baasyir
LEPAS PATROLI: Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi melepas patroli bersama di depan Mako Brimob Kompi 3 Batalyon C Pelopor Gunungkendil, Kecamatan Mojosongo, Boyolali. (suaramerdekasolo.com/Joko Murdowo)

*Latihan Bersama TNI-Polri

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Jajaran Polda Jateng siap mengamankan pelaksanaan PSBB di wilayah Jawa- Bali yang diputuskan pemerintah. Untuk itu Polda Jateng bakal melakukan Operasi Yustisi dan Operasi Aman Nusa di seluruh wilayah Jawa Tengah.

“Kami sudah menyiapkan rencana operasi,” ujar Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi.

Ditemui wartawan usai Pembukaan Latihan Bersama TNI-Polri di Mako Brimob Kompi 3 Batalyon C Pelopor Gunungkendil, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Kamis (7/1), Kapolda menyatakan, Operasi Yustisi melibatkan TNI, Polri dan Satpol PP.

Dijelaskan, dalam Operasi Yustisi ada unit kecil lengkap dari unsur TNI, Polri dan Satpol yang menggelar razia tiga kali sehari. Bisa dilakukan pada pagi hari, bisa siang dan bisa sore hari.

Operasi dilakukan baik tingkat Polda, Pores maupun Polsek. Tujuan, untuk mengedukasi kepada masyarakat tentang penerapan 3M dan memutus mata rantai Covid-19. Juga ada satu kompi, untuk mengatasi kemungkinan terjadinya kerumunan massa.

Jajarannya bersama TNI juga akan melaksanakan kegiatan untuk masyarakat yang terdampak Covid-19. TNI-Polri akan menyelenggarakan dapur umum yang akan dibagikan kepada masyarakat kurang mampu atau terdampak Covid-19 di masing-masing wilayah.

“Juga ada pembagian alat pelindung diri (APD), diantaranya masker, handsanitizer. Sehingga dapat meringankan beban masyarakat kita berikut memutus rantai terkait dengan Covid-19.”

Terkait latihan bersama TNI dan Polri, mencakup beberapa materi. Mulai dari latihan menembak, penghancuran instalasi, pembebasan sandera dan patroli bersama berskala besar. Latihan dalam rangka meningkatkan kemampuan dan sinergitas menjaga NKRI.

“Kita Polda Jateng bersama Kodam IV/Diponegoro dan Pemprov akan melaksanakan latihan gabungan dengan maksud, meningkatkan kemampuan dan sinergitas dalam rangka menjaga NKRI,” lanjutnya didampingi Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Widi Prasetijono.

Diungkapkan, pihaknya bersama Pangdam IV/Diponegoro telah bersepakat, setelah selesainya Operasi Lilin Candi, untuk kesiap-siagaan TNI-Polri dilakukan latihan bersama. Kegiatan digelar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan karena saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19.

“Saya Kapolda Jawa Tengah dan Pangdam IV/Diponegoro bersepakat, bahwa telah selesainya Operasi Lilin Candi yang kita laksanakan secara umum Harkamtibmas dan Kamdagri khususnya wilayah Jawa Tengah, aman terkendali”. (Joko Murdowo)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan