PSBB
FOTO/detik

KARANGANYAR, newsreal.idPemkab Karanganyar akan memberlakukan jam malam, selama pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) antara 11-25 Januari.

Jam malam berlaku mulai pukul 19.00 WIB. Artinya, mulai pukul tersebut, kegiatan di area umum dihentikan dan masyarakat diimbau untuk berada di rumah masing-masing. Toko, kafe, warung makan, maupun lapak pedagang kaki lima (PKL) diminta menyesuaikan, dengan tidak beraktivitas di malam hari.

Kawasan Alun-Alun Karanganyar dan Taman Pancasila yang pada malam hari digunakan berdagang PKL dan arena bermain, juga akan ditutup selama pelaksanaan PSBB.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan, pihaknya akan melaksanakan PSBB sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dengan optimal.

Baca : Siswa Diberi Pengetahuan Pertolongan Pertama Saat Terjadi Bencana

“Apalagi, lonjakan kasus Covid-19 di Karanganyar cukup tinggi. Maka akan dilakukan pengetatan kegiatan, selama pelaksanaan PSBB,” katanya, Jumat (8/1/2020).

Kebijakan jam malam diberlakukan, menurut Bupati, diambil agar masuatakat membatasi kegiatan di luar ruang, sehingga meminimalisir kemungkinan penyebaran virus Covid-19.

“Mulai Senin (11/1) kami berlakukan jam malam. Tidak boleh ada aktivitas malam. Pukul 19.00 sudah harus berhenti. Apapun. Alun-Alun kami tutup. Toko, kafe, warung menyesuaikan. Kegiatan di fasilitas umum off. Masyarakat diimbau tinggal di rumah,” tegasnya.

Operasi yustisi oleh instansi terkait akan diintensifkan, agar disiplin masyarakat benar-benar terjaga.

Baca : Kapolda Jateng : Tak Ada Pengamanan untuk Kepulangan Ustad Abu Bakar Ba’asyir

“Kami minta ditetapkan betul, agar pandemi bisa segera berakhir. Kasusnya mengecil. Memang butuh kedisiplinan semuanya. Tidak lalai, tidak abai, ojo sembrono,” tegasnya.

Bagaimana dengan kegiatan hajatan warga? Bupati mengatakan, jika keluarga sudah telanjur menyebar undangan, maka konsep acaranya harus disesuaikan. (Irfan Salafudin)

Tinggalkan Pesan