socil-distancing-corona
FOTO ILUSTRASI

KARANGANYAR, newsreal.id – Layanan Puskesmas Kerjo Karangayar, Jateng ditutup total selama tiga hari, 13-15 Januari, akibat sebagian pegawai yang bertugas positif Covid-19. Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karanganyar Juliyatmono menjelaskan, separo lebih dari tenaga kerja di Puskesmas Kerjo positif Covid-19.

“Puskesmas ditutup total selama tiga hari, untuk sterilisasi. Disemprot desinfektan. Semua layanan ditutup,” jelasnya, Rabu (13/1).

Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Karanganyar Dwi Rusharyanti menjelaskan, ada 32 personel yang positif Covid-19 di Puskesmas Kerjo.

Baca : Kakak Beradik Asal Sragen Jadi Korban Pesawat Sriwijaya Air

“Sekitar 75 persen dari total pegawai. Ada kepala Puskesmas, dokter, dokter gigi, kepala tata usaha, dan sebagainya. Mereka menjalani isolasi mandiri. Kondisinya sehat. Tenaga yang belum terkonfirmasi positif juga isolasi mandiri, karena mereka kontak erat dengan yang positif,” katanya.

Penutupan layanan secara total ditempuh, karena mereka tidak mungkin melayani masyarakat. Tidak menutup kemungkinan, penutupan layanan diperpanjang jika situasinya belum memungkinkan untuk dibuka kembali.

“Nanti melihat perkembangan situasi. Untuk pelayanan kesehatan, sementara dialihkan ke fasilitas kesehatan (faskes) terdekat, baik milik pemerintah maupun swasta,” ujarnya.

Ditengarai, banyaknya pegawai yang terkonfirmasi positif tertular dari klaster keluarga yang dibawa ke puskesmas. “Karena itu, kami sudah meminta agar lebih berhati-hati. Protokol kesehatan harus benar-benar ketat,” jelasnya.

Baca : Bau RUM Menyengat Lagi, Masyarakat Diminta Layangkan Aduan

Dia menambahkan, sejauh ini ada lima puskesmas yang layanannya sempat ditutup akibat Covid-19. Yakni Puskesmas Karangpandan, Tawangmangu, Ngargoyoso, Colomadu dan Kerjo.

Namun hanya Puskesmas Kerjo yang layanannya ditutup total, sementara yang lain hanya sebagian. (Irfan Salafudin)

Tinggalkan Pesan