bantuan sosial karanganyar
BANTUAN SOSIAL : Penyaluran bantuan sosial tunai (BST) di Kelurahan Popongan, Kecamatan Karanganyar, Rabu (13/1/2021). Kalangan risti tak perlu mengantre untuk mengambil bantuan dari pemerintah pusat ini. (newsreal.id/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR, newsreal.id – Kalangan berisiko tinggi (risti) tertular Covid-19, di antaranya lansia, pengidap penyakit kronis dan penyandang disabilitas, mendapat prioritas saat mengambil Bantuan Sosial Tunai (BST). Mereka tidak perlu antre untuk mengambil bantuan yang disalurkan pemerintah tersebut.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Karanganyar Waluyo Dwi Basuki mengatakan, BST di Karanganyar disalurkan kepada 21.412 keluarga penerima manfaat (KPM) mulai 12 Januari hingga akhir pekan ini.

“Penyalurannya menggandeng PT Pos Indonesia selaku mitra penyaluran bantuan. Waktu pembagian dijadwal, karena jumlah petugasnya terbatas,” katanya.

Calon penerima datang dengan membawa undangan, serta salinan KTP dan kartu keluarga (KK), untuk kemudian diregistrasi petugas. Jika pengambilan diwakilkan, maka si pengambil membawa surat kuasa dari penerima hak. Tiap penerima mendapatkan BST sebesar Rp 300 ribu.

Penerapan protokol kesehatan diberlakukan ketat, dalam proses penyaluran. Warga yang akan mengambil haknya harus dicek suhu tubuh dan disemprot tangannya dengan hand sanitizer.

“Khusus untuk kalangan risti seperti lansia, penyandang disabilitas dan penderita penyakit kronis, langsung dipersilakan mengambil tanpa antre,” jelasnya.

Untuk penyaluran tahap kedua, lanjut Waluyo, rencananya akan diubah dengan mekanisme undangan per kebayanan. “Untuk mengurangi kerumunan. Jadi pembagian tidak lagi per desa, tapi per kebayanan,” imbuhnya.

Selain penyaluran BST, pemerintah pusat juga menyalurkan bantuan lain pada Januari ini. Yakni Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada 64.384 KPM dan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada 32.030 KPM. (Irfan Salafudin)

Tinggalkan Pesan