nakes-wonogiri
MENJALANI PEMERIKSAAN : Seorang tenaga kesehatan menjalani asesmen dan pemeriksaan sebelum menerima vaksin Covid-19 di Puskesmas Wonogiri 1 Kabupaten Wonogiri, Rabu (27/1/2021). (newsreal.id/Khalid Yogi)

WONOGIRI,newsreal.id – Banyak tenaga kesehatan terpaksa urung divaksin Covid-19 karena tekanan darahnya tinggi. Pemberian vaksin terpaksa ditunda sampai mereka mendapatkan kembali e-tiket dari pemerintah pusat.

Kepala Puskesmas Wonogiri 1 Pitut Kristiyanta Nugraha mengungkapkan, para tenaga kesehatan itu mengalami tekanan darah tinggi diduga karena faktor psikologis. Pada hari pertama penyuntikan vaksin ada 50 tenaga kesehatan yang mendaftar.

Namun, 17 orang di antara mereka terpaksa ditunda. Sebagian karena tekanan darahnya tinggi, sebagian lagi karena belum mengantongi e-tiket.

“Mungkin karena stres atau tegang. Ini kan baru pertama kali (penyuntikan vaksin),” ujarnya, Rabu (28/1/2021).

Dia menerangkan, tekanan darah tidak boleh lebih dari 140 mmHG untuk mendapatkan vaksin tersebut.

“Tekanan darahnya harus di bawah 140. Kalau 140 mmHG ke atas harus ditunda,” terangnya.

Menurutnya, akan banyak orang yang harus menunda vaksinasi jika syarat batas tekanan darahnya maksimal hanya 140 mmHG. Pasalnya, orang Indonesia banyak yang tekanan darahnya di atas 140 mmHG. (Khalid Yogi)

Tinggalkan Pesan