longsor-jalan-lingkar-kota-wonogiri
ALAT BERAT : Alat berat dikerahkan untuk membersihkan tanah longsor di Jalan Lingkar Kota (JLK) Desa Pare, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Rabu (17/2/2021). (newsreal.id/Khalid Yogi)

WONOGIRI,newsreal.id – Bencana angin kencang, banjir, dan tanah longsor terjadi pada sejumlah tempat di Kabupaten Wonogiri, Selasa-Rabu (16-17/2/2021).

Kepala pelaksana harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri Bambang Haryanto mengatakan, bencana tersebut diawali dengan hujan berintensitas sedang sampai lebat selama lebih dari satu jam.

“Hujan juga disertai dengan angin kencang,” katanya.

Salah satu dampaknya adalah banjir di Dusun Wates Wetan RT2 RW6 Desa Bangsri, Kecamatan Purwantoro. Luapan sungai di desa tersebut menggenangi lima rumah dengan ketinggian sekitar 20-40 sentimeter.

Adapun angin kencang yang melanda sejumlah tempat juga merobohkan pepohonan. Menurut beberapa sumber, angin kencang merobohkan pohon melintang jalan di Desa Joho, Kecamatan Purwantoro. Sebuah pohon asam berukuran besar juga tumbang melintang jalan menuju Desa Watusono, Kecamatan Slogohimo.

Selain itu terjadi tanah longsor pada tebing Jalan Lingkar Kota (JLK) Wonogiri, tepatnya di Desa Pare, Kecamatan Selogiri. Tebing dengan ketinggian sekitar 20 meter itu longsor sehingga menutupi sebagian badan jalan.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Wonogiri Didik Sudarmaji mengatakan, pihaknya telah melakukan penanganan. Yakni dengan mengerahkan dua unit alat berat untuk menyingkirkan tanah longsor dari badan jalan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Satlantas Polres Wonogiri untuk mengatur lalu lintas,” katanya. (Khalid Yogi)

Tinggalkan Pesan