“Ibarat Pesawat, Landingnya Soft”

bupati-sragen
PESAN: Bupati Seno Samodro menyampaikan pesan dan kesan dalam acara pelepasan purna tugas. Acara digelar dengan protokol kesehatan ketat. (newsreal.id/Joko Murdowo)

BOYOLALI,newsreal.id – Mengakhiri masa jabatan sebagai Bupati Boyolali, Seno Samodro mengaku lega. Banyak pembangunan yang bisa dinikmati masyarakat.

“Senang bisa purna. Ibarat pesawat, landingnya bisa soft,” katanya, Rabu (17/2).

Setelah lengser, apakah tetap akan berpolitik ? Seno menggelengkan kepala. Dirinya menyatakan mundur dari kegiatan politik. Bahkan, memberikan kesempatan kepada generasi penerus seperti Ketua DPRD, S Paryanto dan pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

“Saya sudah bebas, merdeka jadi yang bersifat dan berpikir merdeka. Biar diteruskan M Said Hidayat- Wahyu Irawan sebagai Bupati dan Wakil Bupati.”

Pihaknya juga optimis, Said Hidayat bakal semakin membawa kemajuan Boyolali. Apalagi visi dan misinya sangat menjanjikan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Said Hidayat sebagai Bupati terilih juga sangat teliti.

“Kemenangannya dalam pilkada sangat fantastis. Harus diimbangi dengan prestasi yang luar biasa.”

Ibarat lagu, lanjut Seno, Losdol. “Bisa nanti Said jadi konseptor, Iwan mubeng-mubeng. Gaya kepemimpinan bisa disetel kaya Ahok, 5 persen Den Baguse Ngarso boleh. Tapi jadilah diri sendiri.”

Pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih juga diingatkan untuk mempertahankan pelayanan kepada masyarakat, bahkan syukur bisa ditingkatkan. Apalagi, pelayanan di Boyolali termasuk baik dan masuk tiga besar nasional.

“Mereka akan jadi penerus. Keduanya ini yang terbaik di Boyolali. Untuk sektor pembangunan, tetap Proinvestasi.”

Kiat menjaring investor, diberikan berbagai keringanan. “Jika era saya keringanan 10 persen, bisa saja nanti diberi 20 persen untuk kemudahan pengurusan izin. Dan harus cepat, sehingga investor merasa dimudahkan.”

Terkait hal itu, M Said Hidayat selaku Bupati terpilih Boyolali menyatakan akan tetap meneruskan semangat Pro Investasi yang digaungkan Seno Samodro. Hal itu sudah dipahami dan dipelajari saat menjabat Wakil Bupati mendampingi Seno Samodro.

“Tetap Pro Investasi. Tidak ada program 100 hari, namun akan tancap gas maju terus demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Boyolali,” tegasnya. (Joko Murdowo)

Tinggalkan Pesan